d. Menangguhkan semua jenis visa yang telah diterbitkan sampai dengan kebijakan larangan penerbangan internasional dari India dihapus (kecuali visa diplomatik, pejabat, PBB/Organisasi Internasional, visa kerja, visa proyek).

e. Visa WNA (termasuk WNI) yang sudah berada di India tetap valid dan dapat diperpanjang di imigrasi sesuai keperluan.

f.  WN Asing yang saat ini stranded di India karena persebaran COVID 19 dan masa berlaku regular visa, e-visa, maupun stay stipulation nya habis atau akan habis dalam periode 1 Februari 2020 (midnight) sampai dengan tanggal pencabutan larangan penerbangan internasional akan diperpanjang secara gratis dengan permohonan yang diajukan secara online. Perpanjangan masa berlaku visa akan diberikan sampai dengan 30 hari setelah kebijakan larangan perjalanan udara internasional dari India dicabut dan tanpa dikenakan overstay penalty.

g. Setiap WNA (termasuk WNI) dan pemegang Overseas Citizen of India (OCI) yang sangat berkepentingan untuk berkunjung ke India dapat mengajukan visa ke Kedubes India di wilayahnya.

h. Fasilitas Bebas Visa bagi OCI ditangguhkan sampai dengan larangan kebijakan perjalanan udara internasional dari India dihapuskan.

i. Mewajibkan karantina minimum 14 hari bagi semua WN yang datang, termasuk WN India yang kembali dari atau telah mengunjungi RRT, ltalia, Iran, Republik Korea, Prancis, Spanyol, Jerman, UEA, Qatar, Oman, dan Kuwait setelah 15 Februari 2020 (berlaku per 18 Maret 2020).

j. Semua WNA (termasuk WNI) yang masuk ke India diharuskan mengisi formulir safe declaration (termasuk alamat di India) serta menjalankan universal health screening di counter kesehatan di setiap titik kedatangan (bandara, pelabuhan maupun darat).

k. Penumpang yang hendak ke India melalui Italia, Korea harus memiliki sertifikat negatif COVID 19 dari otoritas kesehatan negara bersangkutan (berlaku 10 Maret 2020).

Sehubungan dengan hal tersebut kami mengimbau Anda untuk menunda perjalanan ke India apabila tidak mendesak. Bagi Anda yang telah berada di India agar selalu mengikuti imbauan dari Otoritas setempat dan Perwakilan RI terdekat serta meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19.

Dalam kondisi darurat silahkan menghubungi hotline COVID-19 KBRI New Delhi di nomor +91-9773693006 atau hotline + 918826590097, atau menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.  

" data-title="Info Imbauan" data-maps="false">
India
Overcast clouds
33.89 °C

Informasi Umum

IMBAUAN TERKAIT PENYEBARAN COVID-19 DI INDIA 

India merupakan salah satu negara yang memiliki kasus COVID-19 (confirmed cases). Berdasarkan data pemerintah hingga tanggal 23 Juni 2020, India memiliki 178.014 confirmed cases.

Merespon hal tersebut, Pemerintah India telah menerapkan kebijakan untuk mengatasi penyebaran COVID-19 yang dapat berdampak pada perjalanan Anda. Kebijakan tersebut berupa:  

a. Pemerintah India telah mengumumkan perpanjangan masa lockdown di sejumlah containment zone hingga 30 Juni 2020.

b. Penerbangan internasional ditutup hingga 30 Juni 2020. Penerbangan internasional hanya diizinkan untuk kargo serta penerbangan khusus yang mendapatkan persetujuan Directorate General of Civil Aviation (DGCA) India.

c. Kedatangan Warga Negara Asing dapat diperbolehkan untuk "Foreign Healthcare professionals, health researchers, engineers and technicians, Foreign Engineering, Managerial, Design or other Specialists, Foreign Technical specialists and engineers dengan persyaratan khusus dan mengajukan visa bisnis / kerja.

d. Menangguhkan semua jenis visa yang telah diterbitkan sampai dengan kebijakan larangan penerbangan internasional dari India dihapus(kecuali visa diplomatik, pejabat, PBB/Organisasi Internasional, visa kerja, visa proyek).

e. Visa WNA (termasuk WNI) yang sudah berada di India tetap valid dan dapat diperpanjang di imigrasi sesuai keperluan.

f.  WN Asing yang saat ini stranded di India karena persebaran COVID 19 dan masa berlaku regular visa, e-visa, maupun stay stipulation nya habis atau akan habis dalam periode 1 Februari 2020 (midnight) sampai dengan tanggal pencabutan larangan penerbangan internasional akan diperpanjang secara gratis dengan permohonan yang diajukan secara online. Perpanjangan masa berlaku visa akan diberikan sampai dengan 30 hari setelah kebijakan larangan perjalanan udara internasional dari India dicabut dan tanpa dikenakan overstay penalty.

g, Setiap WNA (termasuk WNI) dan pemegang Overseas Citizen of India (OCI) yang sangat berkepentingan untuk berkunjung ke India dapat mengajukan visa ke Kedubes India di wilayahnya.

h. Fasilitas Bebas Visa bagi OCI ditangguhkan sampai dengan larangan kebijakan perjalanan udara internasional dari India dihapuskan.

i. Mewajibkan karantina minimum 14 hari bagi semua WN yang datang, termasuk WN India yang kembali dari atau telah mengunjungi RRT, ltalia, Iran, Republik Korea, Prancis, Spanyol, Jerman, UEA, Qatar, Oman, dan Kuwait setelah 15 Februari 2020 (berlaku per 18 Maret 2020).

j. Semua WNA (termasuk WNI) yang masuk ke India diharuskan mengisi formulir safe declaration (termasuk alamat di India) serta menjalankan universal health screening di counter kesehatan di setiap titik kedatangan (bandara, pelabuhan maupun darat).

k. Penumpang yang hendak ke India melalui Italia, Korea harus memiliki sertifikat negatif COVID 19 dari otoritas kesehatan negara bersangkutan (berlaku 10 Maret 2020).

 Sehubungan dengan hal tersebut kami mengimbau Anda untuk menunda perjalanan ke India apabila tidak mendesak. Bagi Anda yang telah berada di India agar selalu mengikuti imbauan dari Otoritas setempat dan Perwakilan RI terdekat serta meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19.

Dalam kondisi darurat silahkan menghubungi hotline COVID-19 KBRI New Delhi di nomor +91-9773693006 atau hotline + 918826590097, atau menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.  

---

India adalah sebuah negara yang sangat luas dengan kondisi geografis yang beragam. Sebagian dari pegunungan tinggi Himalaya berada di wilayah India, sedangkan di bagian selatan merupakan bagian dari garis pantai Samudera Hindia. Negara ini merupakan bagian dari peradaban manusia yang sudah muncul sejak 5000 tahun lalu dan hampir selalu menjadi bagian dari fase-fase sejarah. Hal tersebut membuat situasi demografi masyarakat di India menjadi distingtif.

Kode Telepon:

+91

Zona dan Perbedaan Waktu:

India berada di Zona GMT +5.5. Waktu di India adalah 1,5 jam lebih lambat dari Jakarta (WIB)

Jenis Soket/Colokan Listrik:

Tipe C, D atau M (Voltase 220V)


KBRI New Delhi

KJRI Mumbai

Persyaratan Masuk/Keluar

Informasi Bebas Visa

  • Paspor Biasa/Reguler
    Visa Elektronik/Online (eVisa) (60 hari) Pemegang eVisa harus datang lewat 24 bandara dan 3 pelabuhan laut yang sudah ditentukan
  • Paspor Diplomatik
    Bebas Visa (14 hari)
  • Paspor Dinas
    Bebas Visa (14 hari)

  • Bebas biaya Visa elektronik selama 30 hari bagi pemegang Paspor Hijau RI (paspor biasa). Pengajuan permohonan Visa elektronik dapat dilakukan melalui laman indianvisaonline.gov.in
  • Tidak semua bandara internasional di India memungkinkan penumpang untuk masuk dengan Visa elektronik. Lihat daftar 16 bandara yang memungkinkan masuk dengan Visa elektronik. Jika Anda tiba dengan Visa elektronik di lintasan bandara atau perbatasan internasional di mana Visa elektronik tidak diakui Anda tidak akan dapat mengajukan visa lain dan akan ditolak masuk ke India. Wisatawan yang memiliki Visa elektronik dapat keluar dari setiap titik pemeriksaan imigrasi di India.
  • Bebas visa kunjungan selama 30 hari bagi pemegang Paspor Biru dan Paspor Hitam RI (dinas dan diplomatik).
  • Dalam mengajukan permohonan visa, Anda dianjurkan untuk memiliki Paspor RI dengan masa berlaku minimal 6 bulan sebelum jadwal kepulangan. Harap diingat otoritas India berhak menolak aplikasi permohonan visa Anda.

Untuk mengetahui secara lebih jelas persyaratan permohonan visa ke India, anda dapat menghubungi :

The Embassy of India, Jakarta

Jl. HR Rasuna Said, Kav S-1. Kuningan, Jakarta Selatan, 12950 Indonesia

No. Tel. : +62-21-520-4150/52/57, 526-4931

No. Faks. : +62-21-520-4160, 526-5622, 526-4932

e-mail : -

situs : www.indianembassyjakarta.com

 

 

A. Umum

Relawan

WNI yang ingin melakukan segala bentuk pekerjaan baik dibayar atau tidak dibayar secara sukarela (termasuk siswa mengunjungi India di bawah Rencana Colombo Baru) harus mendiskusikan persyaratan visa yang relevan dengan misi diplomatik India lokal mereka secara baik sebelum setiap perjalanan.

 

Surogasi

Warga negara asing tidak lagi diizinkan untuk komisi surogasi di India. Pemerintah India telah mengeluarkan peraturan baru dan diberlakukan efektif tanggal 4 November 2015.

 

Pembatasan mata uang

Hukum India mengendalikan impor dan ekspor rupee India, mata uang asing. Sebelum Anda melakukan perjalanan, Anda harus memeriksa halaman web Dewan Bea Cukai India.

 

Persyaratan sertifikat vaksinasi

Biro Imigrasi India telah menetapkan peraturan kesehatan khusus untuk masuk dan keluar India. Jika Anda tiba di India dari daerah endemis Demam Kuning, Anda harus menunjukkan sertifikat vaksinasi demam kuning.

Informasi tentang persyaratan vaksinasi India dapat ditemukan di situs Biro Imigrasi.

 

Persyaratan Registrasi Keimigrasian

Jika Anda berencana untuk tinggal di India selama lebih dari 180 hari, Anda diwajibkan melakukan registrasi dalam waktu 14 hari dari kedatangan dengan Kantor Imgrasi/Foreigner Regional Registration Office (FRRO) di New Delhi, Mumbai, Chennai dan Kolkata, atau dengan kantor Polisi di daerah lain. Informasi lebih lanjut tentang pendaftaran visa dapat ditemukan di situs Biro Imigrasi India. Tidak melakukan registrasi dapat dikenakan hukuman denda atau penjara, atau dicekal oleh imigrasi oleh imigrasi ketika akan meninggalkan India sampai izin diberikan oleh Biro Imigrasi.

Keselamatan dan Keamanan

A. Terorisme

India termasuk negara yang masih rawan terkena serangan terror baik dari jaringan teroris internasional, kelompok sepaatis, maupun militant politik garis keras. Kelompok-kelompok ekstrimis juga menjadi ancaman serius yang patut diwaspadai ketika berkunjung ke India. Sepanjang 2016-2017 telah terjadi beberapa penyerangan oleh kelompok ekstrimis (bom/ranjau) yang menewaskan setidaknya 17 orang.

Banyaknya korban jiwa yang tewas merupakan salah satu ciri khas tujuan serangan terror di India. Untuk itu selalu waspada ketika mengunjungi pusat-pusat wisata India maupun dalam menghadiri festival perayaan hari nasional / keagamaan di India.

B. Kriminalitas

Perempuan harus berhati-hati khususnya di India, termasuk di kota-kota besar dan tujuan wisata, bahkan ketika bepergian dalam kelompok. Teruslah berwaspada setiap saat, hindari berjalan di daerah yang sepi dan gelap, (termasuk jalan-jalan kota, jalan desa dan pantai), dan berhati-hati ketika bepergian menggunakan taksi dan becak. Hindari bepergian sendirian di angkutan umum, mobil dan taksi, terutama pada malam hari. Perempuan asing dapat mendapat perhatian yang tidak diinginkan dan pelecehan lebih serius serta penyerangan. Proses hukum yang layak atas kasus ini akan berjalan sangat panjang.

Pencurian kecil sering terjadi di daerah ramai seperti pasar, pameran perdagangan, pameran dan bandara, serta di bus, metro dan kereta api, termasuk kereta jarak jauh. Jambret biasa mengincar para wisatawan yang lengah.

C. Kerusuhan Sipil / Ketegangan Politik

Protes kekerasan dan demonstrasi terjadi secara sporadis dan sering spontan di seluruh India. Kerusuhan sipil dan kekerasan komunal yang terdahulu telah memakan banyak korban.

Peristiwa internasional, perkembangan politik di wilayah dan acara lokal dapat memicu demonstrasi di India, sering menyebabkan gangguan transportasi umum.

Upacara keagamaan dan pertemuan yang dihadiri oleh kerumunan besar dapat membahayakan dan mengancam kehidupan, seperti berdesak-desakan. Menanggapi situasi demikian, pemerintah India mungkin memberlakukan jam malam dan membatasi aktivitas di lokasi yang terkena dampak.

Apabila terjadi protes atau demonstrasi Anda harus memantau media internasional dan lokal untuk informasi mengenai keselamatan dan keamanan dan ikuti petunjuk dari pemerintah setempat.

D. Bencana Alam, Cuaca Buruk dan Iklim

Hujan tahunan dari Juni ke Oktober dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor, terutama di negara bagian Uttrakhand, Uttar Pradesh dan Bihar di Utara dan Timur, dan di Andhra Pradesh dan Karnataka di Selatan. Banjir di India selalu berdampak besar dan menyebabkan banyak kematian. Jika Anda bepergian selama musim hujan. Kami menyarankan agar Anda senantiasa berkonsultasi dengan operator tur Anda guna memeriksa situasi terkini wilayah tujuan wisata Anda. Untuk informasi lebih lanjut lihat website Departemen Meteorologi India.

Siklon sering terjadi di perairan India pada periode April-Desember, khususnya di sekitar Teluk Benggala di India Timur. Beberapa daerah pedalaman pesisir India rentan terhadap badai, terutama Odisha, Bengal Barat, Andhra Pradesh, Tamil Nadu, Puducherry, Kerala, Lakshadweep dan Andaman dan Nicobar Islands. Apabila siklon diperkirakan akan terjadi, ikuti petunjuk dari pemerintah daerah dan pantau media dan laporan cuaca. Anda dapat memperoleh berita terbaru aktivitas siklon dari situs Departemen Meteorologi India.

Gempa bumi umum di India, terutama di negara-negara Timur Laut, dan dapat menyebabkan tanah longsor di daerah perbukitan dan pegunungan. Apabila terjadi gempa bumi, layanan publik dapat mengalami gangguan yang sangat parah. Informasi tentang aktivitas gunung berapi dapat diperoleh dari Siaga Bencana Global dan Sistem Koordinasi.

Semua daerah pesisir laut dunia dapat terjadi tsunami, tetapi di Samudra Hindia dan Pasifik.

Lebih berpotensi terjadi tsunami karena banyaknya gempa besar di sepanjang batas lempeng tektonik dan palung laut.

Hawa panas pada saat puncak musim panas India (bulan April - Juli) dapat mencapai 50 derajat Celcius, kami menyarankan Anda memantau terus suhu di India sebelum berangkat. Jika memang harus berangkat pada saat musim panas, agar selalu membawa air yang cukup dan pakaian yang nyaman guna menghindari heat-stroke yang telah beberapa kali menimpa WNI yang berkunjung ke India saat musim panas.

Apabila terjadi bencana alam, ikuti saran dari pemerintah setempat.

E. Penipuan

WNI harus waspada upaya-upaya penipuan yang tiket kereta api, taksi, sumbangan kuil dan pemandu wisata lokal. Jika Anda adalah korban dari kejahatan atau penipuan, Anda harus segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat. Meskipun mereka mungkin tidak bisa mendapatkan uang atau barangnya kembali, mereka dapat mengeluarkan laporan kehilangan resmi untuk tujuan asuransi.

Penipuan umum termasuk:

  • Penipuan Paket tour: modus penipuan kepada wisatawan berkenaan dengan paket tour.
  • Skimming kartu: perangkat Skimming digunakan untuk menyalin rincian kartu dari strip magnetik dan disalin ke kartu kosong yang pelaku gunakan. Ada risiko tinggi skimming di ATM.
  • Jasa Pemandu: seseorang yang tidak dikenal akan berpose sebagai pemandu wisata dan mengincar korban yang tidak curiga ketika mengunjungi daerah wisata. Pada saat yang tepat dan di daerah terpencil, pemandu wisata ini akan mencoba untuk merampok dan / atau menganiaya (dalam kasus perempuan) korban.
  • Calo / agen: calo / agen yang hadir di sekitar kantor pemerintah di mana orang asing akan membutuhkan appointment terlebih dahulu untuk mendapat pelayanan seperti, contoh: Kantor Pendaftaran Warga Asing Regional, para calo ini menawarkan layanan yang lebih cepat dengan biaya tertentu yang tidak resmi.

 

F. Lainnya

Jammu dan Kashmir - wilayah Ladakh: Kami menyarankan Anda untuk sangat berhati-hati di wilayah negara Jammu dan Kashmir. Wisatawan harus mempertimbangkan keamanan lingkungan ketika memutuskan untuk mengunjungi Ladakh. Semua perjalanan ke wilayah tersebut harus melalui Manali, atau melalui udara ke kota Leh, untuk menghindari potensi titik masalah di tempat lain di negara bagian Jammu dan Kashmir.

Jammu dan Kashmir - Kota Jammu dan Srinagar (termasuk jalan raya Jammu-Srinagar): Kami menyarankan Anda untuk mempertimbangkan kembali apabila berencana melakukan perjalanan ke kota-kota Jammu dan Srinagar, termasuk jalan raya Jammu-Srinagar, karena risiko bentrokan bersenjata, serangan teroris dan demonstrasi anarkis. Jika Anda melakukan perjalanan ke Srinagar, Anda disarankan melakukannya dengan pesawat udara.

Bagian lain dari Jammu dan Kashmir: Kami menyarankan Anda untuk tidak melakukan perjalanan ke bagian lain dari negara bagian Jammu dan Kashmir, karena bahaya bentrokan bersenjata, kegiatan teroris dan demonstrasi kekerasan, terutama di daerah pedesaan dan daerah dekat perbatasan dengan Pakistan. Tercatat serangan yang menargetkan bus pariwisata pernah terjadi. Terjadi pula penculikan terhadap orang asing di Kashmir.

 

Gelombang protes dengan kekerasan terus terjadi di Lembah Kashmir sejak 9 Juli 2016, mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan korban serius lainnya. Jam malam tanpa batas waktu yang jelas diterapkan di Srinagar dan patroli militer juga beroperasi. Penegakan polisi tambahan juga dikerahkan ke wilayah tersebut. Semua pasar ditutup, tapi hotel, restoran, dan tempat wisata tetap terbuka. Ponsel dan internet telekomunikasi lainnya dimatikan secara sporadic tergantung dengan situasi terkini. Jadwal penerbangan kerap terganggu dan wisatawan mungkin perlu memberikan bukti perjalanan untuk mengakses rute ke bandara. Jika Anda bepergian dalam atau melalui Srinagar Anda harus tetap waspada, menghindari protes atau pertemuan-pertemuan besar, mengikuti saran dari pemerintah daerah dan operator perjalanan Anda dan memonitor media lokal.

Chhattisgarh, Odisha, Jharkhand, Maharashtra, dan Andhra Pradesh: pemberontak Maois, yang dikenal sebagai Naxalites, sering melakukan serangan di daerah pedesaan dan hutan Chhattisgarh. Daerah perbatasan dengan negara-negara tetangga juga berisiko mengalami kekerasan Naxalite, terutama Odisha, Jharkhand, Maharashtra dan Telegana.

Perbatasan dengan Pakistan: Kami menyarankan Anda untuk tidak melakukan perjalanan ke sekitar perbatasan dengan Pakistan (Utara dan Barat India), selain di perbatasan internasional di Atari, India dan Wagah, Pakistan. Pada tahun 2014, serangan teroris di sisi Pakistan dari Atari-Wagah menewaskan sedikitnya 55 orang dan melukai 200 orang. Pengunjung ke perbatasan harus sangat kewaspadaan tinggi. Ranjau darat menimbulkan risiko serius di beberapa bagian dari perbatasan India-Pakistan. Pada bulan Juli 2015, orang-orang bersenjata di distrik Gurdaspur dari Punjab, 15 kilometer dari perbatasan Pakistan, menyerang sebuah stasiun bus, pusat kesehatan dan polisi yang menewaskan hingga 10 orang.

Utara-Timur negara bagian Assam, Nagaland, Tripura dan Manipur: Kami menyarankan Anda untuk mempertimbangkan kembali kebutuhan Anda untuk melakukan perjalanan ke daerah-daerah ini karena risiko perampokan bersenjata, penculikan, pemerasan, dan separatis dan kekerasan gerilyawan, termasuk di daerah pedesaan. Kelompok pemberontak telah menyerang warga sipil dan bangunan dibom di negara-negara bagian ini.

Drink-spiking

Modus kejahatan Drink-spiking telah menjadi perhatian di seluruh India. Wisatawan yang dirampok setelah mengkonsumsi minuman atau makanan 'spiked' di angkutan umum, hotel, restoran dan bar. Insiden seperti itu jarang terjadi hotel, bar dan restoran berkelas. Lokasi seperti New Delhi, Goa dan negara Himachal Pradesh.

G. Hal-Hal Lain Yang Perlu Diketahui Oleh WNI

Untuk makanan, disarankan untuk memilih restoran-restoran bonafit yang ramai dikunjungi oleh wisatawan asing dan memilih minum air kemasan (air mineral). Tidak disarankan untuk membeli makanan di kaki lima atau air minum selain air mineral.

Hukum dan Kebiasaan Setempat

A. Tindak Pidana

Setiap orang yang berada di India, termasuk WNI, harus menghormati dan tunduk pada hukum dan peraturan setempat. Apabila Anda melanggar hukum dan peraturan setempat, Anda dapat dideportasi, ditangkap, atau ditahan oleh otoritas setempat.

B. Penangkapan dan Penahanan

Apabila Anda ditangkap atau ditahan oleh otoritas setempat, Anda memiliki hak meminta Kepolisian atau otoritas setempat lainnya untuk memberikan notifikasi terkait penangkapan atau penahanan Anda kepada Perwakilan RI terdekat. Dalam hal Anda memutuskan untuk tidak menggunakan hak pemberian notifikasi, maka Perwakilan RI tidak akan mengetahui perihal penangkapan atau penahanan Anda dan tidak dapat memberikan bantuan kekonsuleran yang diperlukan selama proses penangkapan atau penahanan Anda.

Informasi lebih lanjut mengenai bantuan yang dapat diberikan apabila terjadi insiden penangkapan atau penahanan, lihat (link ke laman Emergency Resources)

C. Budaya Lokal.

  • Terdapat kebiasaan berpakaian dan perilaku di India, terutama di tempat keagamaan, dan Anda harus berhati-hati untuk tidak menyinggung. Kontak fisik antara laki-laki dan perempuan di depan umum tidak dianggap sesuai.
  • Waktu bulan suci Ramadhan bervariasi dari tahun ke tahun.

 

D. LGBTI

  • Homoseksualitas merupakan tindak pidana di India. Meskipun penuntutan jarang terjadi, keyakinan untuk perilaku homoseksual bisa membawa hukuman maksimal penjara seumur hidup.

 

E. Hal - Hal Lain Yang Perlu Diketahui Oleh WNI

  • Warga negara asing tidak lagi diizinkan untuk melakukan surogasi di India. Pemerintah India telah mengeluarkan peraturan baru yang mulai berlaku dari 4 November 2015.
  • Hal-hal mengenai mahar (dowry) perlu diketahui. Tindakan memberi atau menerima mas kawin dilarang. Klaim untuk mas kawin dapat mengakibatkan penangkapan dengan pemberitahuan peringatan yang dikeluarkan oleh pengadilan atas permintaan pihak yang dirugikan.
  • Proses hukum di India umumnya memakan waktu beberapa tahun untuk diputuskan. WNI yang ditangkap karena pelanggaran berat dapat dipenjara selama beberapa tahun sebelum vonis tercapai dalam kasus mereka.
  • Hukuman di India untuk beberapa kejahatan, seperti pembunuhan, penculikan untuk tebusan, perampokan bersenjata dengan pembunuhan, juga dapat dijatuhkan hukuman mati. Hukuman untuk pelanggaran narkoba yang parah dapat dijatuhkan hukuman mati.
  • Anda diwajibkan oleh hukum untuk membawa paspor Anda (dengan visa yang sah) setiap saat dan Anda akan memerlukan paspor Anda untuk menginap di hotel dan check-in untuk penerbangan.
  • Dilarang masuk tanpa izin, mengambil foto bandara, bangunan militer dan bendungan dijatuhi hukuman antara tiga sampai 14 tahun penjara.
  • Beberapa tempat ibadah dan kuil-kuil tidak memungkinkan pengunjung untuk mengambil gambar atau video; wisatawan perlu memeriksa terlebih dahulu dengan kantor administrasi tempat tersebut.
  • Dilarang membawa atau menggunakan telepon satelit di India tanpa izin. Hukumannya mencakup denda dan / atau penjara.
  • Umur untuk minum berkisar antara 18-25 tahun tergantung pada negara bagian, dan dapat bervariasi menurut jenis alkohol. Beberapa negara mengizinkan penggunaan alkohol untuk tujuan pengobatan saja, dan yang lain meminta Anda untuk memiliki izin untuk membeli, transportasi atau mengkonsumsi alkohol. Beberapa negara bagian melarang pengangkutan alkohol dibawa dari luar negara, dan polisi dapat melakukan pemeriksaan pada kendaraan untuk menegakkan hukum ini. Wisatawan disarankan untuk memeriksa undang-undang alkohol negara sebelum mereka kunjungi.
  • Menyiksa atau pembunuhan sapi merupakan pelanggaran yang dapat menarik hukuman hingga lima tahun penjara di beberapa negara.
  • Warga asing yang berencana untuk melakukan pekerjaan misionaris di India memerlukan visa yang sesuai. Misionaris tanpa visa yang sesuai dapat di deportasi. Beberapa negara di India telah mengeluarkan undang-undang mengenai larangan upaya konversi ke agama lain dengan kekuatan atau daya tarik lainnya.
  • Peraturan berlaku ketat untuk kepemilikan dan ekspor barang antik, dengan hukuman hingga tiga tahun penjara.

Mata Uang dan Penukaran

  • Mata uang resmi India adalah Rupee India. Rupiah tidak laku ditukar di India. Anda disarankan untuk membawa mata uang Dollar Amerika Serikat atau Euro untuk penukaran uang setempat.
  • Kami menyarankan agar melakukan pembelian Rupee dilakukan di India mengingat banyaknya Rupee palsu yang beredar di Indonesia. Telah terjadi beberpa kali kasus ditahannya WNI akibat membawa Rupee palsu yang tidak sengaja terbeli di Indonesia.
  • Penukaran uang secara umum mudah dilakukan di India, namun demikian tukarkan mata uang di tempat yang terpercaya. Kami tidak menyarankan menukar mata uang di pinggir jalan.

 

Asuransi dan Kesehatan

Kami sangat menyarankan Anda untuk memiliki asuransi perjalanan komprehensif yang akan mencakup biaya medis di luar negeri, termasuk evakuasi medis, sebelum Anda berangkat. Konfirmasi asuransi Anda akan melindungi Anda selama Anda bepergian dan cek syarat dan ketentuan yang termasuk dalam polis. Pemerintah Indonesia tidak akan membayar biaya medis diluar negeri ataupun evakuasi medis WNI yang bersangkutan.

Sangat penting untuk mempertimbangkan kesehatan fisik dan mental Anda sebelum bepergian keluar negeri. Kami menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi standar sebelum Anda bepergian, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyediakan informasi bagi wisatawan dan halaman kesehatan kami juga menyediakan informasi yang berguna untuk WNI agar tetap sehat.

A. Wabah Penyakit

  • Kasus influenza A (H1N1) lazim di India selama musim dingin. Jika Anda bepergian ke India, diskusikan kebutuhan vaksinasi influenza dengan dokter spesialis kesehatan.
  • Ada kasus penyakit makanan dan air, dan penyakit menular lainnya di India (termasuk meningitis, kolera, tifus, hepatitis, TBC, HIV/AIDS, difteri dan rabies). Air keran di India tidak aman untuk diminum, kami sarankan Anda merebus semua air minum atau minum air kemasan dengan segel utuh, dan menghindari es batu dan makanan mentah dan tidak matang. Carilah saran medis jika Anda mengalami demam atau menderita diare.
  • Jangan mengkonsumsi alkohol buatan atau tanpa label karena dapat dicampur dengan zat-zat berbahaya.
  • Kasus demam berdarah yang lazim di India selama periode setelah musim hujan. Untuk informasi lebih lanjut tentang demam berdarah, lihat LI dengue Organisasi Kesehatan Dunia. Malaria penyakit serius di sebagian besar India, termasuk kota-kota besar. Ada juga risiko penyakit yang dibawa nyamuk lainnya (termasuk ensefalitis Jepang, demam chikungunya dan filariasis). Ambilah tindakan pencegahan yang ketat terhadap gigtan nyamuk, termasuk menggunakan obat nyamuk, memakai pakaian longgar, berwarna terang dan pastikan akomodasi Anda adalah tahan nyamuk. Carilah saran medis jika Anda mengalami demam.

 

B. Kualitas Udara

Kota besar di India memiliki tingkat polusi udara yang tinggi, terutama selama musim dingin. Mereka dengan kondisi medis yang sudah ada, terutama jantung dan pernapasan, mungkin terpengaruh. Jika Anda tinggal atau berniat untuk mengunjungi India dan khawatir tentang tingkat polusi udara yang ada, Anda harus mencari nasihat medis.

Indeks Kualitas Udara yang dianggap baik (good) adalah 0-50, cukup (satisfactory) 51-100, dan sedang (average) 101-200. Indeks di atas 200 tergolong buruk (poor-very poor-severe).Polusi udara yang buruk dapat menimbulkan beberapa penyakit, antara lain: batuk, infeksi mata, dan bahkan infeksi saluran pernapasan.

Apabila terdapat indikasi gejala dari salah satu penyakit tersebut, segera periksakan diri Anda di klinik atau rumah sakit terdekat.Kami mengimbau kepada Anda yang akan melakukan perjalanan ke kota-kota atau kawasan tertentu di India untuk dapat memperhatikan tingkat kualitas udara yang dikeluarkan oleh Central Pollution Control Board (CPCB).

Kami juga menyarankan penggunaan alat pelindung seperti masker yang dapat menyaring partikel polutan berdiameter 2,5 mikrometer (PM 2.5) atau kurang dan obat-obatan sesuai keperluan.Untuk mengetahui tentang informasi terkini mengenai kualitas udara di kota-kota di India dapat dilihat di laman Central Pollution Board (CPCB), Ministry of Environment, Forest and Climate Change, India, http://cpcb.nic.in.

C. Fasilitas Medis

Fasilitas medis yang memberikan standar pengobatan yang memadai dapat ditemukan di kota-kota besar India. Namun, di daerah terpencil dan pedesaan fasilitas bisa sangat terbatas atau tidak tersedia. Dalam hal penyakit serius atau kecelakaan, evakuasi medis mungkin diperlukan.

"Wisata Medis", termasuk untuk perawatan sel induk kosmetik dan eksperimental, telah menjadi lebih umum di India. WNI harus memastikan bahwa mereka tidak memilih layanan edis yang tidak bersetifikat atau dengan harga miring yang mencurigakan.

 

D. Bagaimana cara mendapatkan pertolongan?

Teriak minta tolong dalam bahasa India "Bachaooo Bachaooo" (tolong - tolong) jika mengalami kejahatan, dapat menarik perhatian warga setempat untuk menolong Anda.

Hubungi terlebih dahulu keluarga, teman, penerbangan, agen travel, maupun asuransi perjalanan Anda.

Nomor darurat India:

  • Polisi : tekan 100

Hubungi Kantor Perwakilan RI (KBRI New Dehli, KJRI Mumbai, Konhor RI Kolkata, Konhor RI Chennai, maupun ITPC Chennai)

 

E. Hal-Hal Lain Yang Perlu Diketahui

KBRI tidak berkewajiban untuk membiayai keperluan medis Anda selama di India. Gunakan asuransi perjalanan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang memerlukan tindakan medis. Periksa kembali apakah pelayanan medis di Indonesia (BPJS, Kartu Indonesia Sehat, dll) dapat membiayai keperluan medis Anda di India.

Telekomunikasi

  • Kami menyarankan Anda mengaktifkan layanan internasional pada selular Anda mengingat untuk mengaktifkan SIM card India yang Anda beli perlu proses konfirmasi yang dapat memakan waktu beberapa hari.
  • Penggunaan nomor seluler India memerlukan regristrasi yang memakan waktu cukup lama (hingga satu bulan). Jika Anda hanya berpergian dalam waktu singkat, gunakan layanan roaming provider nasional atau fasilitas wifi selama di India.

Tempat Wisata


India Sanitary In...
star star star star star

Karnal Water Park
star star star star_half star_border

Park
star star star star star_half

Shankar's Interna...
star star star star star_half

Readymade Project...
star star star star_half star_border

National Museum o...
star star star star_half star_border

Delhi Jal Board C...
star star star star_half star_border

Himanshu Art Inst...
star star star star star

Himanshu Art Inst...
star star star star star_half

National Gallery ...
star star star star star_half

Tibet House
star star star star star_half

splash
star star star star_half star_border

Splash The Water ...
star star star star_half star_border

Inderjit Ashok Ku...
star star star star_border star_border

Biodiversity Park
star_border star_border star_border star_border star_border

Samadhi of Sri Au...
star star star star star_half

KidZania Delhi NC...
star star star star star_half

Sulabh Internatio...
star star star star star_half

Worlds of Wonder
star star star star star_half

Kiran Nadar Museu...
star star star star star_half

The Garden of Fiv...
star star star star star_half

Just Chill Water ...
star star star star_half star_border

Fun N Food Villag...
star star star star_half star_border

Fun Town Amusemen...
star star star star_half star_border

Planet Handicraft
star star star star star_border

Kuliner


Ferns N Petals Ci...
star star star star star_half

Dr. Mukherjee Nag...
star star star star_half star_border

24SEVEN
star star star star_half star_border

Ferns N Petals
star star star star_half star_border

Vestige Stock Poi...
star star star star_border star_border

The Master Bakers
star star star star star_half

Cocoa World
star star_border star_border star_border star_border

Brown Bread Baker...
star star star star star_half

Photo Cake in Del...
star star star star_half star_border

Best One
star star star_border star_border star_border

24SEVEN
star star star star star_border

Veda Restaurant
star star star star star_border

24SEVEN
star star star star_half star_border

Boombox Cafe
star star star star_half star_border

Celeste Chocolate...
star star star star_half star_border

24SEVEN
star star star star_half star_border

Zing GourMET Shop
star star star star star_half

Zing
star star star star star_half

The Hans, New Del...
star star star star_half star_border

24Seven
star star star star_half star_border

24SEVEN
star star star_half star_border star_border

The Imperial New ...
star star star star star_half

Kendriya Bhandar
star star star star star

Delfre Corporatio...
star_border star_border star_border star_border star_border

Gupta Textiles
star_border star_border star_border star_border star_border

Tempat Ibadah


Central Baptist C...
star star star star star_half

Rahmani masjid
star star star star star_half

Markazi Masjid
star star star star star_half

NAMAZ TIMINGS
star star star star star

New Life Fellowsh...
star star star star_half star_border

Full Life Assembl...
star star star star star_half

Baoli Masjid
star star star star star

Masjid Inside Sha...
star star star star star_half

Masjid Sadiq Naga...
star star star star_half star_border

Prakash General s...
star star star star_border star_border

Quwwatul Islam Ma...
star star star star star_half

Fakhrul Masjid م...
star star star star star_half

St. Mary's Cathol...
star star star star star_half

Fatehpuri Masjid
star star star star star_half

Shahi Sunehri Mas...
star star star star star_half

Central Baptism C...
star star star star star_half

Shahi Idgah
star star star star star_half

Jama Masjid
star star star star star_half

Masjid Ahle Hadee...
star star star star star_border

Masjid Rehel Wali
star star star star star_half

St.Thomas Mar Tho...
star star star star star_half

Markazi Masjid
star star star star_half star_border

Color Leaf sign &...
star star star star star_half

Masjid Anar Wali,...
star star star star star_half

Barkati Masjid
star star star star_half star_border

Fasilitas Kesehatan


Sant Parmanand Ho...
star star star star_half star_border

St. Stephen's Hos...
star star star star_half star_border

North Delhi Patho...
star star star star star_half

North Delhi Patho...
star star star star star_half

DGHS Dispensary
star star star star_half star_border

SRL Religare
star star star star star_half

Shandiliya Medica...
star star star star star_half

ESI Dispensary
star star star star_half star_border

Sablok Clinic
star star star star_half star_border

Govind Ballabh Pa...
star star star star_half star_border

Dr. Mrs Kanchan O...
star star star star star_border

Capital Traders
star_border star_border star_border star_border star_border

Friends Medicos
star_border star_border star_border star_border star_border

Nath Brothers
star star star star_half star_border

Sir Ganga Ram Hos...
star star star star_half star_border

BLK Hospital
star star star star_half star_border

Dr.Lalit Choudhar...
star star star star_half star_border

Delhi IVF and Fer...
star star star star star_half

RELIGARE SRL DIAG...
star_border star_border star_border star_border star_border

Global Medikare
star star star star_border star_border

Max Multi Special...
star star star star_half star_border

LifeLine Hospital
star star star_half star_border star_border

Max Super Special...
star star star star_half star_border

Perfect Clinic, B...
star star star star star_half

Dr. Suresh Chande...
star star star star_half star_border