Korea Selatan
Light rain
22.77 °C

Informasi Umum

IMBAUAN TERKAIT PENYEBARAN COVID-19 DI REPUBLIK KOREA (KOREA SELATAN) 

Republik Korea (Korea Selatan) merupakan salah satu negara yang memiliki kasus COVID-19 (confirmed cases). Berdasarkan data WHO hingga tanggal 222 Juni 2020, Republik Korea memiliki 12.438 confirmed cases.

Merespon hal tersebut, Republik Korea telah menerapkan berbagai kebijakan untuk mengatasi penyebaran COVID-19 yang dapat berdampak pada perjalanan Anda. Kebijakan tersebut berupa:

a. Penetapan status darurat COVID-19

  • Per 23 Februari 2020, Pemerintah Republik Korea telah tetapkan level tertinggi Red Alert untuk Infectious Disease Alert Level karena penyakit mulai menyebar ke seluruh wilayah nasional.
  • Pemerintah Republik Korea telah menetapkan kota Daegu, Gyeongsan City dan Cheongdo sebagai Special Care Zones.

b. kebijakan penutupan perbatasan

Catatan: Melarang kapal pesiar untuk singgah atau berhenti di pelabuhan Korea kecuali untuk mengisi bahan bakar atau persediaan. 

c. Kebijakan pembatasan bagi pendatang asing

  • Pemerintah Republik Korea telah mengeluarkan larangan masuk bagi:
    • WNA bukan permanen resident yang telah mengunjungi/tinggal di Provinsi Hubei, RRT dalam 14 hari terakhir; dan
    • WN RRT yang paspornya diterbitkan di Provinsi Hubei, RRT.
  • Pembatalan Visa Korea yang telah diterbitkan oleh Konsulat Republik Korea di Wuhan, Provinsi Hubei, RRT.
  • WN RRT diwajibkan memiliki Visa Korea untuk masuk atau transit di wilayah Republik Korea.
  • Penangguhan bebas visa 90 hari untuk WN Jepang termasuk pemegang paspor dinas dan diplomatik.
  • Pembatalan Visa Republik Korea yang telah diterbitkan untuk WN Jepang yang dikeluarkan oleh Kedubes atau Konsulat Korea di Jepang, untuk sementara waktu.
  • Penangguhan bebas visa masuk ke Pulau Jeju bagi WNA.
  • Penangguhan bebas visa masuk bagi WNI pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas selama 30 hari sejak 20 Maret 2020 hingga waktu yang ditentukan kemudian (resiprokal).
  • Seluruh pendatang dari Eropa dan Amerika Serikat dihimbau untuk tidak menggunakan transportasi umum dan agar menggunakan kendaraan pribadi. Per 28 Maret akan disediakan kereta KTX atau bus bagi yang tidak memiliki kendaraan pribadi
  • Pemerintah Republik Korea menangguhkan kebijakan bebas visa dan visa waiver program terhadap negara-negara yang menerapkan larangan masuk bagi pendatang dari Korea. (Catatan: Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan pembatasan masuk bagi WNA yang berlaku sejak 2 April 2020).
  • Pemerintah Republik Korea memperketat pembatasan masuk bagi orang asing dengan alasan perjalanan non-essential.
  • Pemerintah Korea menangguhkan semuavisa masuk C-1 (single entry visa) dan C-3 (multiple short term visa) yang terbit pada/atau 5 April 2020 bagi WNA terhitung mulai tanggal 13 April 2020 hingga waktu yang ditentukan kemudian (kecuali pekerja dengan kualifikasi visa C-4).
  • Mulai 13 April 2020, seluruh Kedutaan Republik Korea hanya dapat menerbitkan tipe single entry visa dengan wajib menyertakan dokumen kesehatan (lihat poin g).

Penangguhan pembebasan Izin Masuk Kembali (Re-Entry Permit - REP) dan Permohonan Izin Masuk Kembali (Re-Entry Permit - REP):

  • Mulai Pukul 00.00 tanggal 1 Juni 2020, bagi seluruh Orang Asing yang tinggal di Korea, termasuk Warga Negara Indonesia (WNI), yang memiliki Alien Registration Card (ARC) atau ID Korea yang melakukan perjalanan ke luar Korea Selatan dan bermaksud akan masuk kembali ke Korea Selatan wajib memiliki REP berdasarkan Pasal 30 UndangUndang Imigrasi Korea.
  • Keluar wilayah Korea Selatan tanpa memiliki REP akan berakibat pembatalan ARC (pembatalan Visa Korea yang dimiliki atau ID Korea);
  • Bagi pemegang Visa A-1 (Diplomatic Visa), Visa A-2 dan A-3 (Government Officials Visa) serta Visa F-4 (Overseas Korean) dikecualikan dari kewajiban memiliki REP;
  • REP dapat diajukan pada Kantor Imigrasi Korea terdekat di seluruh Korea Selatan termasuk di Kantor Imigrasi Bandar Udara.

 REP dapat diajukan di Kantor Imigrasi Korea terdekat atau di Kantor Imigrasi Bandara dengan ketentuan:

  • Membayar biaya sebesar 30.000 won
  • Melengkapi persyaratan:
    • Formulir permohonan (dapat didownload di website www.hikorea.go.kr)
    • Surat pernyataan setuju untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan di Indonesia dalam jangka 48 jam sebelum berangkat ke Korea serta membawa Medical Certificate Ketika masuk Kembali ke Korea (dapat didownload di website www.hikorea.go.kr)
    • Surat keterangan permohonan REP (dapat didownload di website www.ekbriseoul.kr/otherservice)
    • Paspor yang masih berlaku
    • ARC yang masih berlaku
    • E-ticket keberangkatan dari korea dan kepulangan ke Korea
  • Jangka waktu penyelesaian REP 1 (satu) hari di hari yang sama dengan pengajuan
  • REP berlaku untuk 1 (satu) kali perjalanan (single)
  • Jika bermaksud untuk membuat REP di imigrasi bandara, disarankan untuk membuatnya sehari sebelum keberangkatan untuk mengantisipasi antrian.

d. kebijakan penutupan penerbangan

Catatan:

Per 30 Maret 2020, pendatang dengan suhu tubuh lebih dari 37,5 C akan dilarang untuk boarding ke pesawat menuju Republik Korea.

e. Kebijakan pembatasan mobilitas di dalam negara

Pemerintah Republik Korea memberlakukan Everyday Life Quarantine sejak 6 Mei 2020, suatu pedoman bagi masyarakat dan fasilitas umum untuk menjalankan kehidupan sehari-hari (pedoman berbahasa Indonesia dapat dicek di akun Instagram KBRI Seoul @kbri_seoul).

Seluruh masyarakat, termasuk WNI, diwajibkan untuk menggunakan masker saat menggunakan transportasi umum.

Pemerintah Republik Korea telah menetapkan intensified quarantine measures bagi wilayah metropolitan (Seoul, Incheon, Gyeonggi) mulai tanggal 29 Mei 2020 hingga 14 Juni 2020. Hal ini disebabkan perkembangan situasi peningkatan domestic cases, terutama di tiga wilayah tersebut.

Beberapa langkah/aturan yang diterapkan dalam pengetatan karantina tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  • Fasilitas umum milik pemerintah akan ditutup.
  • Fasilitas umum lainnya seperti tempat hiburan malam, karaoke maupun tempat tertutup diimbau keras untuk ditutup.
  • Seluruh rencana pertemuanlpublic gatherings agar ditangguhkan.
  • Masyarakat diminta untuk menghindari bepergian yang tidak perlu, seperti makan di
  • restoran atau pergi ke tempat tertutup.
  • Tempat usaha dan perkantoran diminta menunjuk seorang manajer yang bertanggung jawab atas protokol kesehatan dan menerapkan sistem kerja yang fleksibel.

f. Kebijakan karantina

Seluruh pendatang di Korea Selatan, sejak tanggal 1 April 2020 WAJIB melakukan karantina mandiri selama 14 hari

Pada saat melakukan check-in di Bandara, traveler harus memastikan telah memiliki alamat tempat tinggal di Korea Selatan.

Bagi yang tidak memiliki alamat tempat tinggal sendiri, agar dipastikan terlebih dahulu memiliki alamat tempat karantina (Rumah Teman, Rumah Saudara, atau Rumah milik Paguyuban Masyarakat Indonesia).

Saat ketibaan di Bandar Udara di Korea Selatan, traveler harus:

  1. Menuliskan alamat tempat tinggal sendiri di Korea Selatan dengan benar; 
  2. Menuliskan nomer telepon pribadi dan 1 (satu) nomor telepon rujukan dengan benar. Kedua nomor telepon tersebut harus dapat dihubungi oleh otoritas korea selatan;
  3. Bagi PMI yang kembali ke Korea Selatan dari melaksanakan cuti di Indonesia, tidak boleh menuliskan alamat perusahaan dan nomor telepon Sajang/Pemilik Perusahaan yang lama
  4. Bagi traveler dengan visa jangka pendek (turis), harus tinggal di tempat karantina yang disediakan oleh pemerintah Korea Selatan atas biaya sendiri.
  5. Setelah anda memasuki wilayah Korea Selatan, segera pulang ke alamat tempat tinggal yang telah diberikan dan disetujui oleh pihak otoritas Korea Selatan. Selama berada di karantina mandiri 14 hari, Anda tidak diperkenankan untuk bepergian atau keluar dari tempat tinggal Anda ke alamat/tempat lain di Korea Selatan.
  6. Pemerintah Korea Selatan dapat menolak traveler untuk masuk ke Korea Selatan atau menerapkan sanksi dan denda yang tegas bagi pendatang yang melanggar aturan wajib karantina mandiri ini.

Kewajiban karantina dikecualikan bagi:

  • Pemegang visa A1 (Diplomat), A2 (Official) dan A3 (Treaties), namun tidak termasuk keluarganya.
  • Pendatang yang telah memperoleh Isolation Exemption Certificate oleh Kedutaan/Konsulat Korea sebelum keberangkatannya, namun tetap akan diperiksa saat kedatangan dan akan dilakukan monitoring lewat aplikasi apabila hasil pemeriksaan negatif.

Pelanggaran terhadap kewajiban karantina mandiri akan berakibat sanksi hukuman penjara hingga 3 tahun, denda hingga 20 juta Won (setara Rp 240 juta), atau deportasi bagi WNA.

Pemerintah Republik Korea mulai menerapkan penggunaan gelang elektronik mulai 27 April 2020 terhadap pelanggar kewajiban karantina selama 14 hari. Pelanggar yang menolak akan dikirimkan ke tempat penampungan khusus dengan biaya akomodasi ditanggung pribadi.

Mulai akhir Mei 2020 Ministry of Justice akan menaikkan denda sebanyak maksimal 6x lipat terhadap WNA yang melanggar aturan karantina mandiri menjadi 3 juta won (US$ 2,460). Denda terhadap pelanggaran kedua ditingkatkan menjadi 5 juta won dan pelanggaran ketiga ditingkatkan menjadi 10 juta won.

 

g. Kebijakan persyaratan tambahan bagi pendatang asing (antara lain Health Certificate)

Dapat dipersyaratkan melampirkan Health Condition Report pada saat pengajuan Visa Korea bagi WNA yang berdomisili di RRT. Pemberlakuan Special Entry Procedure mulai tanggal 19 Maret 2020 pukul 00:00 KST:

  • seluruh pendatang yang tiba di Republik Korea harus menjalani fever checks dan mengisi Health Declaration serta Travel Record Declaration (termasuk nomor telepon dan alamat selama berada di Republik Korea). Pendatang juga diwajibkan meng-install Self Diagnosis App di telepon genggam dan melaporkan kondisi kesehatan setiap hari melalui aplikasi tersebut selama 14 hari;
  • Petugas imigrasi Republik Korea akan mengecek kebenaran informasi nomor telepon yang diberikan. Pendatang akan ditolak masuk apabila tidak memberikan informasi nomor telepon yang dapat dihubungi.

Pemerintah Republik Korea mewajibkan seluruh pendatang dari AS untuk menjalani tes COVID-19 dalam waktu 3 (tiga) hari sejak tanggal kedatangan.

Mulai 13 April 2020, pemohon visa baru baik visa jangka pendek (dibawah 90 hari) maupun jangka  panjang (diatas 91 hari) diwajibkan untuk melampirkan Medical Certificate dan Consent to Quarantine.

  • Medical Certificate harus dibuat dalam kurun waktu 48 jam sebelum waktu pengajuan visa

Mulai 11 Mei 2020, Pemerintah Republik Korea menerapkan kebijakan sebagai berikut:

  • Mewajibkan seluruh pendatang tanpa gejala berpotensi COVID-19 untuk menjalani tes COVID-19 dalam kurun waktu 14 hari sejak ketibaan.
  • Pendatang dengan gejala melakukan tes di bandara saat ketibaan.

Mulai 14 Mei 2020, pendatang yang merupakan pemegang visa A-1, A-2 dan A-3 dapat menunggu hasil tes COVID-19 (yang dilakukan saat tiba di bandara) di kediaman masing-masing, dengan ketentuan:

  • Setelah menjalankan tes, langsung pulang ke kediaman dengan kendaraan pribadi atau kendaraan perwakilan;
  • Jika hasil tes negative wajib menjalankan skema active monitoring (melaporkan kondisi kesehatan melalui aplikasi dan petugas kesehatan selama 14 hari).

Mulai 15 Mei 2020, pendatang dari Eropa yang merupakan pemegang visa jangka panjang (pemegang Alien Registration Card) wajib menjalankan tes COVID-19 dalam kurun waktu 3 hari sejak ketibaan. 

Lokasi tes COVID-19 bagi pendatang adalah sebagai berikut:

  • Bandara, untuk ketibaan pukul 09.00-19.00
  • Fasilitas yang ditunjuk pemerintah (SK Training Center, Incheon) untuk ketibaan pukul 19.00-09.00

Kewajiban membawa Surat Keterangan Kesehatan (Medical Certificate) bagi orang asing, termasuk WNI, Long-term Stayers:

  • Mulai Pukul 00.00 tanggal 1 Juni 2020, bagi seluruh orang asing yang tinggal di Korea, termasuk WNI, yang memiliki ARC atau ID Korea yang bermaksud masuk kembali ke Korea Selatan, wajib melakukan pemeriksaan kesehatan terkait COVID-19 dalam waktu 48 jam (2 hari) sebelum keberangkatan ke Korea Selatan.
  • Surat Keterangan Kesehatan yang berisikan hasil pemeriksaan tersebut harus diserahkan pada saat kedatangan di Korea Selatan.
  • Bagi pemegang Visa A-1, Visa A-2 dan A-3 serta Visa F-4 dikecualikan dari kewajiban membawa dan menunjukan Surat Keterangan Kesehatan.
  • Tanpa membawa serta menunjukan Surat Keterangan Kesehatan, atau memalsukan Surat Keterangan Kesehatan atau memberikan Surat Keterangan Kesehatan yang tidak sah akan berakibat Penolakan Naik Pesawat (Denial of Boarding) dan Penolakan Masuk (Denial of Entry) ke Korea Selatan.

 Ketentuan Surat Keterangan Kesehatan (Medical Certificate) yang diperlukan:

  • Ditulis dalam Bahasa Korea atau Bahasa Inggris;
  • Diterbitkan oleh Lembaga Kesehatan di Indonesia yang berwenang;
  • Terdapat tanggal pemeriksaan, keterangan ada tidaknya gejala: demam, batuk, panas dingin, sakit kepala, kesulitan bernafas, nyeri otot, penyakit paru-paru;

Mencantumkan Nama Dokter atau Petugas Pemeriksa Kesehatan yang melakukan pemeriksaan kesehatan serta ditandatangani oleh dokter atau petugas pemeriksa kesehatan yang menangani tersebut

 

Sehubungan dengan hal tersebut kami mengimbau Anda untuk menunda perjalanan ke Republik Korea apabila tidak mendesak. Bagi Anda yang telah berada di Republik Korea agar selalu mengikuti imbauan dari Otoritas setempat dan Perwakilan RI terdekat serta meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19. 

Dalam kondisi darurat silahkan menghubungi hotline berikut ini:

  • Hotline KBRI Seoul: +8210-5394-2546
  • Posko KBRI Seoul: +8210-5450-2181
  • Posko AJU KBRI Seoul di Daegu: +81-10-3601-9980

 Bagi WNI di Republik Korea dapat pula menghubungi kontak darurat berikut ini:

  • Korea Centers for Disease Control and Prevention (KCDC): 1339 (tanpa kode area)
  • Korea Immigration Service (KIS): 1345*8 (terdapat pilihan Bahasa Indonesia) 
  • Korea Tourism Organization (KTO): 1330
  • Seoul Metropolitan Government : 120 (khusus area Seoul)

Anda juga dapat menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kode Telepon:

+82

Zona dan Perbedaan Waktu:

Republik Korea berada di Zona GMT + 9. Waktu di Seoul adalah 2 jam lebih cepat dari Jakarta (WIB).

Jenis Soket/Colokan Listrik:

Tipe F (Voltase 220 V-60 Hz)


KBRI Seoul

Persyaratan Masuk/Keluar

Informasi Bebas Visa

  • Paspor Biasa/Reguler
    Wajib Visa Bebas biaya visa selama 3 bulan pada periode 1 Oktober sampai dengan 31 Desember 2019
  • Paspor Diplomatik
    Bebas Visa (30 hari)
  • Paspor Dinas
    Bebas Visa (30 hari)

  • Pemegang paspor biasa(hijau) wajib memiliki visa
  • Pemegang paspor diplomatik dan dinas mendapatkan bebas visa selama 30 hari untuk mengunjungi Republik Korea

WNI diharuskan mengajukan permohonan visa untuk mengunjungi Republik Korea yang sesuai keperluan kunjungan. Dalam mengajukan permohonan visa, Anda dianjurkan untuk memiliki Paspor RI dengan masa berlaku minimal 6 bulan sebelum jadwal kepulangan. Harap diingat otoritas Republik Korea berhak menolak aplikasi permohonan visa Anda. Warga negara asing akan melakukan finger-printed dan retina scan pada saat kedatangan di Republik Korea.

Untuk mengetahui secara lebih jelas persyaratan permohonan visa ke Republik Korea, Anda dapat menghubungi:

Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia

Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 57

Setiabudi, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

E-Mail : koremb_in@mofa.go.kr

No. Kontak

  • (TEL) 62-21-2967-2555
  • (FAX) 62-21-2967-2556/2557
  • Konsulat (TEL) 62-21-2967-2580, (Fax) 62-21-2967-2581

situs : idn.mofat.go.kr/worldlanguage/asia/ind/main/index.jsp

Korea Visa Application Center (KVAC)

Lotte shoping avenue 5F–05A, Ciputra World I

Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Karet Kuningan - Jakarta 12940

No. Kontak

  • 021-3950-4000

situs: visaforkorea-in.com

A. Umum

Persyaratan visa beserta masuk dan keluar negara (seperti bea cukai dan peraturan karantina) berubah secara teratur. Hubungi Kedutaan Republik Korea atau kunjungi situs KVAC untuk informasi terbaru.

 

B. Visa

Untuk informasi Visa dapat melihat ke situs: http://idn.mofa.go.kr/worldlanguage/asia/idn/visa/issuance/index.jsp atau visaforkorea-in.com

 

Keselamatan dan Keamanan

A. Kriminalitas

  • Tingkat kriminalitas di Republik Korea secara umum rendah. Beberapa insiden kriminalitas yang terjadi termasuk dalam lingkup kejahatan ringan. Walaupun ada beberapa insiden kejahatan kekerasan seksual dan kekerasan lainnya terhadap wisatawan asing dan ekspatriat khususnya di kota-kota besar seperti Seoul dan Busan.
  • Terjadi beberapa tindak kejahatan perekaman video melalui kamera tersembunyi yang menyasar para wanita di Korea Selatan. Pada 7 Juli 2018, sekitar 10.000 orang wanita dilaporkan turun ke jalan kota Seoul sebagai bentuk protes atas banyaknya kasus kamera tersembunyi tersebut. Unjuk rasa tersebut telah rutin terjadi setiap bulannya di kota Seoul sejak Mei dan lebih dari 40.000 orang telah berpartisipasi.
  • Anda perlu berhati-hati ketika berjalan sendiri di malam hari, terutama di area bar dan klub malam. Kami menyarankan Anda untuk menghindari penggunaan taksi tidak resmi.
  • Anda perlu menghindari segala bentuk protes dan unjuk rasa karena sewaktu-waktu hal tersebut dapat berubah menjadi tindak kekerasan. Pantaulah media lokal untuk informasi terbaru mengenai kondisi keamanan.
  • Perhatikan lubang-lubang paku mencurigakan di toilet umum atau penginapan, dikhawatirkan terinstal kamera tersembunyi. Gunakan pasta gigi atau lakban untuk menutupi apabila ditemukan lubang yang mencurigakan.

 

B. Terorisme

-

 

C. Kerusuhan Sipil/Ketegangan Politik

DPRK telah melakukan serangkaian uji coba terhadap rudal balistik diikuti uji coba nuklir bawah tanah pada Januari 2016, memperburuk situasi yang sudah tegang di Semenanjung. Terbuka kemungkinan untuk DPRK melakukan pemeriksaan lebih lanjut di masa yang akan datang. Seperti Republik Korea dan Amerika Serikat, DPRK melakukan latihan militer sepanjang tahun. DPRK melakukan tindakan agresif atau provokasi, dari waktu ke waktu. Tindakan provokasi lebih lanjut oleh DPRK atau reaksi dari negara-negara tetangga, termasuk Republik Korea, tidak dapat dikesampingkan. WNI yang berada di Republik Korea harus memantau perkembangan dengan teliti dan ikuti petunjuk dari pemerintah setempat karena resiko akan ketegangan di Semenanjung Korea dapat meningkat dengan sedikit peringatan. Anda juga perlu melihat anjuran untuk persiapan darurat yang telah dibuat oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul.

Sejak berakhirnya Perang Korea pada tahun 1953, Semenanjung Korea terbagi oleh zona demiliterisasi yang memisahkan DPRK di utara dan Republik Korea di selatan. Sementara perdamaian dipertahankan di bawah perjanjian gencatan senjata, kedua Korea secara teknis masih berada dalam perang. Hubungan antara kedua negara terus tegang dan perselisihan antara militer tingkat rendah kadang kala terjadi.

Kami terus menyarankan agar seluruh perjalanan menuju Pulau Yeonpyeong dan pulau-pulau lainnya di dekat Garis Batas Utara tidak dilaksanakan. Pada bulan November 2010, Republik Korea dan DPRK melakukan baku tembak artileri dengan beberapa peluru mendarat di pulau Yeonpyeong Republik Korea, dekat perbatasan laut yang disengketakan. Dua warga sipil dan dua tentara tewas sementara beberapa lainnya terluka.

Pada bulan Mei 2010, investigasi yang dipimpin sebuah perusahaan multinasional Republik Korea menyimpulkan bahwa tenggelamnya korvet Angkatan Laut Republik Korea, Cheonan, pada bulan Mei 2010, adalah hasil dari serangan Korea Utara (DPRK).

Sebelum tes nuklir bawah tanah terbaru pada bulan Januari 2016, DPRK telah melakukan beberapa tes pada bulan Februari 2013, Oktober 2006 dan Mei 2009. Negosiasi antara DPRK, Republik Korea, Amerika Serikat, Republik Tiongkok, Jepang dan Rusia (Pembicaraan Enam Pihak) dalam upaya untuk mengatasi kekhawatiran internasional mengenai program nuklirnya yang telah berhenti.

Anda perlu menghindari segala bentuk protes dan unjuk rasa karena sewaktu-waktu hal tersebut dapat berubah menjadi kasar. Pantaulah media lokal untuk informasi mengenai kemungkinan resiko keselamatan atau keamanan yang baru.

  • Hubungan antara Republik Korea dan Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) tetap tegang. DPRK telah melakukan serangkaian uji coba rudal balistik yang kemudian diikuti uji coba nuklir bawah tanah pada bulan Januari 2016, memperburuk situasi yang sudah tegang di Semenanjung. DPRK melakukan latihan militer rutin sepanjang tahun. Provokasi selanjutnya oleh DPRK atau reaksi dari negara-negara tetangga, termasuk Republik Korea, tidak dapat dikesampingkan. WNI perlu memantau perkembangan dengan teliti dikarenakan resiko ketegangan di Semenanjung Peninsola dapat meningkat dengan sedikit peringatan.
  • WNI yang berada di Republik Korea perlu melihat saran dalam mempersiapkan keadaan darurat yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul.

 

D. Bencana Alam, Cuaca Buruk dan Iklim

Musim hujan di Semenanjung Korea terjadi pada akhir Juni sampai akhir Agustus. Angin topan dapat terjadi diantara bulan Agustus dan September. Anda dapat memeriksa informasi angin topan terbaru dari Administrasi Meteorologi Korea, dan World Meteorological Organization Severe Weather Information Centre. Banjir dan tanah longsor dapat mengganggu transportasi dan layanan penting lainnya.

Bagi WNI yang mengunjungi Republik Korea pada musim Topan diharapkan dapat memantau situs tersebut untuk informasi terbaru mengenai kondisi cuaca setempat dan hubungi biro perjalanan untuk mengetahui apakah layanan wisata di tujuan yang qnda rencanakan terpengaruh dengan kondisi cuaca.

Jika Anda berada dalam kawasan dimana angin topan akan datang, Anda perlu mengidentifikasi tempat penampungan lokal. Wisatawan perlu mengikuti petunjuk dari pemerintah daerah, memantau media dan laporan cuaca, dan memeriksa dengan operator tur sebelum melakukan perjalanan ke daerah yang bersangkutan.

Jadwal penerbangan dapat terpengaruh dengan penundaan atau pembatalan penerbangan. Penerbangan yang tersedia kemungkinan akan terisi dengan cepat. Anda perlu menghubungi maskapai untuk informasi penerbangan terbaru. Angin topan juga dapat mempengaruhi akses ke pelabuhan laut di wilayah tersebut. Di beberapa area terdapat tempat penampungan yang memadai dari angin topan. Anda perlu membiasakan diri dengan rencana evakuasi hotel atau kapal pesiar. Anda harus selalu membawa dokumen perjalanan Anda kapanpun (seperti paspor, ID foto, dan lain-lain) atau mengamankannya di lokasi yang aman dan tahan air. Kami juga menyarankan Anda untuk menghubungi KBRI Seoul, keluarga, dan teman-teman Anda yang berada di Indonesia dengan informasi terbaru mengenai kondisi dan keberadaan Anda.

Semua daerah kelautan dunia dapat mengalami tsunami, tetapi di Samudra Hindia dan Pasifik, terdapat tsunami besar dan bersifat destruktif yang sering terjadi dikarenakan banyaknya gempa bumi di sepanjang batas lempeng tektonik utama dan palung laut.

Informasi mengenai bencana alam dapat diperoleh dari the Global Disaster Alert and Coordination System. Jika terjadi bencana alam, ikuti petunjuk dari pemerintah setempat.

 

E. Hal-hal Lain yang Perlu Diketahui oleh WNI

-

Hukum dan Kebiasaan Setempat

A. Tindak Pidana

Setiap orang yang berada di negara Republik Korea, termasuk WNI, harus menghormati dan tunduk pada hukum dan peraturan setempat. Apabila Anda melanggar hukum dan peraturan setempat, Anda dapat dideportasi, ditangkap, atau ditahan oleh otoritas setempat.

 

B. Penangkapan dan Penahanan

Apabila Anda ditangkap atau ditahan oleh otoritas setempat, Anda memiliki hak meminta Kepolisian atau otoritas setempat lainnya untuk memberikan notifikasi terkait penangkapan atau penahanan Anda kepada Perwakilan RI terdekat. Dalam hal Anda memutuskan untuk tidak menggunakan hak pemberian notifikasi, maka Perwakilan RI tidak akan mengetahui perihal penangkapan atau penahanan Anda dan tidak dapat memberikan bantuan kekonsuleran yang diperlukan selama proses penangkapan atau penahanan Anda.

 

C. Tentang TKI

 

D. Hal-hal Lain yang Perlu Anda Ketahui

-

Mata Uang dan Penukaran

Mata uang resmi Republik Korea adalah Won Korea Selatan (KRW). Penukaran mata uang Won Korea Selatan dapat dilakukan di Bandara atau di daerah sekitar hotel besar. Anda disarankan untuk membawa mata uang Dollar Amerika Serikat, Pound sterling, atau Euro untuk penukaran uang setempat.

A. Hal-hal Lain yang Perlu Diketahui oleh WNI

1 Won Korea (KRW) = +/- 12 Rupiah (IDR)

Asuransi dan Kesehatan

  • Kami sangat menyarankan Anda untuk memiliki asuransi perjalanan komprehensif yang akan mencakup biaya medis di luar negeri, termasuk evakuasi medis, sebelum Anda berangkat. Konfirmasi asuransi Anda akan melindungi Anda selama Anda bepergian dan cek syarat dan ketentuan yang termasuk dalam polis. Pemerintah Indonesia tidak akan membayar biaya medis diluar negeri ataupun evakuasi medis WNI yang bersangkutan.
  • Pertimbangkan kesehatan fisik dan mental Anda sebelum berpergian ke Republik Korea. Kami menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi standar sebelum Anda bepergian, terutama bagi Anda yang telah memiliki riwayat penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyediakan informasi bagi wisatawan dan halaman kesehatan kami juga menyediakan informasi yang berguna untuk WNI agar tetap sehat.

 

A. Wabah Penyakit

Terdapat screening terkait virus Zika dan Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) di bandara bagi penumpang kedatangan dan keberangkatan. Ada sejumlah kasus yang dikonfirmasi merupakan MERS-CoV di Republik Korea pada tahun 2015. WNI yang berencana mengunjungi atau transit di Republik Korea melalui udara dari negara yang terkena dampak Zika atau MERS-CoV perlu menyadari jika seseorang menunjukkan gejala penyakit dari virus tersebut maka ia akan mendapat pengujian lebih lanjut oleh otoritas kesehata Republik Korea.

Terdapat resiko terkena malaria di zona demiliterisasi dan di daerah pedesaan di bagian utara provinsi Gyonggi dan Gangwon dekat perbatasan dengan Korea Utara. Penyakit nyamuk Japanese Encephalitis juga terjadi. Anda perlu melakukan konsultasi dengan dokter Anda atau klinik perjalanan Anda mengenai prophylaxis terhadap malaria dan kami menyarankan Anda melindungi diri dengan mengambil langkah-langkah untuk menghindari gigitan nyamuk.

Dari bulan Maret hingga Mei, polusi debu kuning, yang dibawa oleh angin kencang dari Mongolia dan Tiongkok, dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung dan mulut beserta memperparah pernafasan dan masalah kardiovaskular.

Beberapa penyakit lain yang dapat ditemui di Republik Korea meliputi:

  • Japanese Encephalitis
  • Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD), terjadi pada bulan Maret-Mei namun dapat berlanjut hingga Agustus-Oktober.
  • Water-borne, food-borne dan penyakit menular lainnya (termasuk TBC, tipus, dan hepatitis)

Kami menyarankan Anda menghindari makanan mentah atau belum matang. Di daerah pedesaan, sangat direkomendasikan agar Anda meminum semua air yang telah direbus atau dalam kemasan, juga perlu diingat untuk menghindari es batu. Carilah saran medis jika Anda mengalami demam atau menderita diare. Tindakan pencegahan kebersihan harus diambil termasuk mencuci tangan dengan hati-hati dan sesering mungkin.

Terdapat bahaya fine dust akibat polusi cerobong asap pabrik yang berukuran lebih kecil dari 10 particullar matter (PM) yang diklasifikasikan sebagai ultrafine dan mengandung bahan-bahan berbahaya, seperti silikon, alumunium, dan besi, sehingga dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga stroke apabila terhirup. Biasanya dapat terjadi saat musim dingin.

 

B. Fasilitas Medis

Fasilitas Rumah Sakit Umum di Republik Korea memiliki standar fasilitas medis yang baik. Biaya pengobatan di Rumah Sakit dan Klinik Swasta cukup tinggi. Anda diharapkan melakukan pembayaran di muka atau konfirmasi asuransi sebelum memperoleh layanan kesehatan dan rumah sakit, termasuk untuk perawatan darurat. Republik Korea memiliki popularitas yang meningkat untuk tujuan pariwisata medis. Sebelum mempertimbangkan pengobatan apapun, Anda perlu melakukan riset dengan seksama mengenai penyedia layanan kesehatan yang Anda inginkan dan memastikan bahwa Anda memiliki cakupan asuransi yang tepat.

 

C. Cara Mendapatkan Pertolongan

Hubungi terlebih dahulu keluarga, teman, penerbangan, agen travel, maupun asuransi perjalanan Anda.

Nomor darurat Republik Korea:

  • Polisi : tekan 112
  • Pemadam Kebakaran dan Ambulans : tekan 119

 

D. Hal-hal Lain yang Perlu Diketahui oleh WNI

-

Telekomunikasi

  • SK Telecom
  • KT
  • LG U+

Tempat Wisata


star star star star_half star_border

Ilmin Museum of A...
star star star star star_half

National Museum o...
star star star star star_half

Art Center Nabi
star star star star star_border

Seoul Museum of A...
star star star star star_half

star star star star_half star_border

Goguan Studio
star star star star star_half

Seoul Museum of H...
star star star star star_half

star star star star_half star_border

백악미술관
star star star star star_half

Sungkok Art Museu...
star star star star star_half

Poopoo Land
star star star star star_half

National Palace M...
star star star star star_half

Art Sonje Center
star star star star star_half

World Jewellery M...
star star star star_half star_border

Blue House Sarang...
star star star star star_half

Namsan Seoul Towe...
star_border star_border star_border star_border star_border

묵정공원
star star star star_half star_border

National Children...
star star star star star_half

star star star star star_half

star star star star star_half

Whanki Museum
star star star star star_half

star star star star star_half

star star star star star_border

Gansong Art Museu...
star star star star_half star_border

Kuliner


Starbucks
star star star star star_half

Starbucks
star star star star star_half

Ibis Ambassador S...
star star star star star_half

Starbucks
star star star star star_border

Beautiful Tea Mus...
star star star star star_half

Miss Lee Cafe
star star star star_half star_border

star_border star_border star_border star_border star_border

아프리카
star star star star star_border

star star star star star_border

star_border star_border star_border star_border star_border

ibis Ambassador S...
star star star star star_border

Jilsilu
star star star star star_border

star star star star_half star_border

The Shilla
star_border star_border star_border star_border star_border

star_border star_border star_border star_border star_border

star_border star_border star_border star_border star_border

7-Eleven
star star star star star_half

Chehwadang
star star star star star_half

star star star star star_border

GS25 마포하이...
star star star star star_border

Club Espresso
star star star star star_border

star star_border star_border star_border star_border

star star star star star_border

star star star star star_border

star_border star_border star_border star_border star_border

Tempat Ibadah


Hyangrin Presbyte...
star star star star star_border

star star star star_half star_border

Youngnak Presbyte...
star star star star star_half

Yakhyeon
star star star star star_half

سورة الهم...
star_border star_border star_border star_border star_border

Namsan Seoul Towe...
star_border star_border star_border star_border star_border

삼일교회B관
star star star star star_half

Seoul Central Mos...
star star star star star_half

Iteon Mosque / Ma...
star star star star star_half

star star star star star_half

star star star star star

star star star star star_half

star star star star star

star star star star star_border

star star star star star_half

star star star star star_border

Full Gospel Seong...
star star star star star_half

star star star star star_half

star star star star star_half

남서울교회
star star star star star_half

star star star star star_half

호산나교회
star star star star star_half

Onnuri Church, Ya...
star star star star star_half

star star star star_half star_border

Manmin Central Ch...
star star star star_half star_border

Fasilitas Kesehatan


세계약국
star star star star_half star_border

star star star star star_border

세종공안과
star star star star star_border

star star star star star_border

Beauty-classic De...
star star star star star_border

star_border star_border star_border star_border star_border

CU클린업피부...
star star star star_half star_border

KANGBUK SAMSUNG H...
star star star star_half star_border

Inje University S...
star star star star_half star_border

소화병원
star star star star star_half

Cheil General Hos...
star star star star_half star_border

보령약국
star star star star star_border

세란병원
star star star star_half star_border

star star star star_half star_border

Seoul National Un...
star star star star_half star_border

National Medical ...
star star star star_half star_border

라이프약국
star star star star star

Songdo Hospital
star star star star_half star_border

star star_border star_border star_border star_border

star star star star star_half

독일약국
star star star star star_border

star star star star_half star_border

Soon Chun Hyang U...
star star star star_half star_border

용산역약국
star_border star_border star_border star_border star_border

Korea University ...
star star star star_half star_border