Imbauan terkait Kasus Penyuapan Imigrasi di Singapura
message 6 screen_share 475

Otoritas imigrasi Singapura mendapati kasus warga asing pelanggar imigrasi yang mencoba menyuap petugas agar terhindar dari upaya hukum. 

Kasus penyuapan dan percobaan penyuapan merupakan pelanggaran serius bagi Singapura. Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) menegaskan bahwa Singapura menerapkan zero-tolerance terhadap korupsi, penyuapan, dan percobaan penyuapan.

Berdasarkan Prevention of Corruption Act, Cap 241, section 6 (b), terkait penyuapan dan pemberian gratifikasi, para pelanggar akan mendapatkan hukuman denda maksimum SGD 100.000 (setara Rp 1 Milyar) dan/atau penjara maksimum 5 tahun. Singapura berada di peringkat ketiga negara bebas korupsi versi Transparancy International dalam Corruption Perception Index (CPI) 2018, setelah Denmark dan Selandia Baru.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kami mengimbau Anda tidak melakukan aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan penyuapan dan/atau percobaan penyuapan di Singapura.

Apabila Anda mengalami kesulitan atau permasalahan selama berada di wilayah Singapura, Anda dapat menghubungi hotline KBRI Singapura +65 6737 7422 atau menekan tombol darurat dalam aplikasi Safe Travel.

 

(Sumber Foto : thejakartapost)

Share on :


yudhi tio

ada juga ya?


Nur Fatoni

Indonesia bebas korupsi? ?


Jimmy Martin Munthe

ada gula ada semut...


Ikhwan Saputra Isnor

Saat ini korupsi sudah menjadi hal yang lumrah. Ini yang terekspose media, berapa banyak lagi diluar sana yang belum terekspose. Tindak tegas para koruptor..!!


Risiana Novaning Tias, S.Pd.

Harusnya negeri nusantara ini belajar dari Denmark yg bs mnjd negara bebas korupsi peringkat 1 di dunia. Bukan malah korupsi yg semakin menjadi. Lalu kapankah negeri ini bisa zero corruption ?!


Risiana Novaning Tias, S.Pd.

Harusnya negeri nusantara ini belajar dari Denmark yg bs mnjd negara bebas korupsi peringkat 1 di dunia. Bukan malah korupsi yg semakin menjadi. Lalu kapankah negeri ini bisa zero corruption ?!