Thailand
Overcast clouds
27.15 °C

Informasi Umum

IMBAUAN TERKAIT PENYEBARAN COVID-19 DI THAILAND

Thailand merupakan salah satu negara yang memiliki kasus COVID-19 ( confirmed cases ). Berdasarkan data Ministry of Public Health and the Department of Disease Control  Thailand hingga tanggal 17 Juli 2020, Thailand memiliki 3.239 confirmed cases dengan 58 orang korban meninggal.

Merespon hal tersebut, Thailand telah menerapkan berbagai kebijakan untuk mengatasi penyebaran COVID-19 yang dapat berdampak pada perjalanan Anda. Kebijakan tersebut berupa:

a. penetapan status darurat COVID-19

PM Prayuth Chan-o-cha mengumumkan pemberlakuan status darurat (Emergency Decree) di Thailand mulai tanggal 26 Maret 2020. Pertemuan CCSA (Centre for COVID-19 Situation Administration) yang dipimpin PM Thailand pada 29 Juni 2020 menyepakati untuk memperpanjang pemberlakuan Emergency Decree hingga 31 Juli 2020.

Pemerintah Thailand menunda liburan Songkran, MotoGP 2020, dan melarang pertemuan publik dalam skala besar (pernikahan dan pemakaman diperbolehkan, dengan ketentuan kesehatan yang ketat). Frekuensi layanan angkutan umum ditingkatkan untuk mengurangi kemacetan.

b. kebijakan penutupan perbatasan

Mulai 22 Maret 2020 pukul 22.00, perbatasan darat Thailand ditutup (Thailand – Laos, Thailand-Malaysia, Thailand-Kamboja) hingga waktu yg belum dapat ditentukan.

c. kebijakan pembatasan bagi pendatang asing

Mulai 1 Juni 2020, Thailand memperbolehkan WNA yang memiliki izin kerja atau sudah diberikan izin dari agen pemerintah Thailand, untuk dapat mengajukan aplikasi izin masuk ke Thailand (Certificate of Entry into the Kingdom of Thailand) melalui Kedutaan Besar/ Konsulat Thailand terdekat. Pengajuan wajib dilakukan setidaknya 10 hari kerja sebelum tanggal keberangkatan.

Meski begitu, Pemerintah Thailand menghimbau agar pengajuan aplikasi izin masuk hanya dilakukan apabila WNA memiliki keperluan mendesak. Seluruh aplikasi akan dievaluasi oleh Kementerian Luar Negeri, Dewan Investasi, dan Kementerian Tenaga Kerja berdasarkan tingkat urgensi, kepentingan ekonomi, serta terpenuhinya syarat-syarat (seperti: asuransi Kesehatan senilai minimal 3 juta baht, dan sertifikat kesehatan bebas virus Covid). Para pekerja yang diberikan izin masuk wajib menjalani 14 hari karantina dengan biaya sendiri.

Pada 30 Juni 2020, CAAT (Civil Aviation Authority of Thailand) mengumumkan kebijakan penerbangan internasional ke Thailand bahwa selain pesawat militer, kargo, repatriasi, bantuan kemanusiaan, CAAT juga memberikan izin masuk keluar kepada pesawat penumpang, dengan kategori penumpang sebagai berikut:

  • Warga negara Thailand
  • Orang dengan pengecualian atau diizinkan/diundang Perdana Menteri, atau orang yang bertanggungjawab atas isu state emergency
  • WNA yang merupakan pasangan, orangtua atau anak dari warga negara Thailand
  • WNA yang memiliki izin tinggal di Thailand
  • WNA yang memiliki izin kerja valid, termasuk pasangan dan anak mereka
  • Pembawa barang-barang yang diperlukan, dan harus Kembali segera sesudah melaksanakan tugas
  • Kru yang pergi ke Thailand untuk misi tertentu dan telah memiliki jadwal pulang yang pasti
  • WNA pelajar di institusi Pendidikan yang disetujui pemerintah Thailand, termasuk orangtua atau wali pelajar tersebut
  • WNA yang ingin menjalani perawatan medis di Thailand, termasuk wali/pendamping. Namun tidak termasuk WNA yang mencari perawatan untuk Covid-19
  • Individu dalam perwakilan diplomatic, konsuler, organisasi internasional, perwakilan pemerintah, badan pemerintah asing, termasuk pasangan, orangtua dan anak-anak mereka.
  • WNA yang diizinkan masuk di bawah pengaturan khusus dengan negara lain (pebisnis, investor dan tenaga ahli dari Jepang, Korea Selatan, Singapura, RRT, dan Hongkong untuk kunjungan singkat).

Catatan: pengaturan khusus tersebut hanya memperbolehkan maksimal 200 WNA per hari, kuota akan ditingkatkan seiring bertambahnya fasilitas karantina. Pengaturan khusus hanya memperbolehkan perjalanan kelompok dengan maksimal 10 orang untuk kunjungan jangka pendek. Pengunjung akan dites Covid-19 sebelum perjalanan dan saat tiba di Thailand. Jadwal perjalanan harus disampaikan di awal dan hanya diperbolehkan melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi.

Wisatawan dan WNA diluar kategori tersebut diatas belum dapat memasuki wilayah Thailand.

d. kebijakan pembatasan mobilitas di dalam negara

Mulai 26 Maret 2020, upaya-upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di bawah Royal Decree 2005 akan diberlakukan, sebagai berikut:

- Semua orang dilarang memasuki area yang dikategorikan berisiko oleh pemerintah

- Tempat-temat berisiko tinggi dalam penyebaran virus akan ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut, antara lain:

  • Stadion tinju, stadion olahraga, taman bermain, dan pacuan kuda di semua provinsi
  • Klub malam, bioskop, spa, tempat pijat, pusat kebugaran, serta tempat hiburan di Bangkok dan provinsi sekitar
  • Pemerintah tingkat provinsi dapat menentukan untuk menutup pasar, mall, perpustakaan publik, museum, situs keagamaan, terminal transportasi, objek wisata alam dan pantai di masing-masing provinsi.

- Dihimbau untuk tidak melakukan perjalanan antar provinsi kecuali sangat diperlukan. Pemeriksaan suhu berkala akan dilakukan, wajib menggunakan masker, berjarak 1 meter dengan penumpang lain, dan dapat diminta untuk mengunduh aplikasi tracking.

- Orang berusia diatas 70 tahun dan dibawah 5 tahun, serta yang memiliki kondisi kesehatan khusus (penderita diabetes, penyakit pernapasan, alergi, darah tinggi,dll) diimbau tidak keluar rumah kecual sangat diperlukan,

- Mulai 3 Mei 2020 kebijakan lockdown nasional akan dilonggarkan. Pembukaan kembali tempat-tempat publik diklasifikasikan menjadi 6 kategori, sebagai berikut:

  • Restoran dan café
  • Pasar
  • Tempat makan di supermarket dan toko
  • Taman publik dan lapangan olahraga outdoor,
  • Salon
  • Klinik perawatan hewan peliharaan

Usaha-usaha tersebut dapat beroperasi kembali dengan memenuhi standar dan ketentuan berlaku seperti physical distancing,  pelayanan makan di tempat/ dine-in hanya berlaku bagi restaurant dan café yang tidak berada di mall, dan olahraga di tempat publik diperbolehkan selama bukan berupa kompetisi serta bukan jenis olahraga berkelompok.

- Relaksasi tahap kedua dimulai pada 17 Mei 2020 untuk 6 kategori usaha/bisnis yang dapat beroperasi Kembali, yaitu:

  • Restoran dan cafe di Gedung perkantoran
  • Pusat perbelanjaan (shopping dan community malls)
  • Toko buku dan elektronik
  • Toko perangkat keras
  • Klinik kecantikan
  • Tempat olahraga (lapangan badminton, tenis, dll)
  • Serta kategori lain yang meliputi tempat pertemuan di hotel, galeri, dan museum. Serta produksi flim dengan kru maksimal 50 orang.

- Ketentuan jam malam masih berlaku. Tapi Pemerintah Thailand telah menyetujui usulan untuk mengurangi jam malam selama 1 jam yaitu dari pukul 22.00-04.00 menjadi 23.00-04.00.

- Relaksasi tahap ketiga dimulai pada 1 Juni 2020, yaitu:

  • Pengurangan jam malam, menjadi pukul 23.00-03.00 (sebelumnya 23.00-04.00)
  • Pembukaan beberapa fasilitas umum dan pelaksanaan kegiatan publik, diantaranya: pembukaan restoran dan bioskop (dengan pembatasan pengunjung), salon kecantikan, perpustakaan, kebun binatang, tempat olahraga (seperti fitness club, tempat bowling, basket, sepakbola, dan futsal) dengan protokol kesehatan.
  • Fasilitas umum yang telah dibuka sejak tahap kedua seperti pusat perbelanjaan diizinkan beroperasi dalam waktu yang lebih lama, yaitu sampai pukul 21.00

- Relaksasi tahap keempat akan dimulai 15 Juni 2020, yaitu:

  • Dicabutnya pemberlakuan jam malam
  • Sekolah internasional, dan sekolah dengan maksimal 120 siswa dapat dibuka apabila sekolah siap. Institusi Pendidikan dapat Kembali mengadakan seminar dan workshop.
  • Restoran dan hotel dapat kembali menjual minuman beralkohol (pub, bar, karaoke dan tempat hiburan tetap tutup)
  • Tempat pijat dan tempat sauna kesehatan dapat dibuka (dengan ketentuan maksimum pengunjung)
  • Tempat olahraga dapat dibuka, dan dapat mengadakan kompetisi olahraga (tanpa penonton)
  • Olahraga di tempat terbuka boleh dilakukan (tidak lebih dari 50 orang)
  • Taman nasional, taman botani, pusat pembelajaran sains, pusat budaya, gedung konser, ruang pameran, game arcade di mall, taman air, dan taman bermain dapat buka kembali
  • Pusat penitipan anak, pusat perawatan lansia dapat dibuka
  • Set film dengan maksimal 150 orang di lokasi dapat dibuka.
  • Airlines dapat beroperasi dengan kapasitas penuh dan tidak lagi diwajibkan mengatur jarak tempat duduk antar penumpang penerbangan domestik (penumpang wajib menggunakan masker). Penerbangan internasional masih ditutup hingga 30 Juni 2020.
  • Penumpang bus dan kereta tetap wajib duduk berjauhan (kapasitas penumpang maksimal 70%)

- Relaksasi tahap kelima akan dimulai 1 Juli 2020, yaitu:

  • Mall, sekolah, dan institusi pendidikan dapat beroperasi normal
  • Bar, pub, karaoke dan tempat hiburan dapat beroperasi dengan mendapatkan izin dengan tetap memberlakukan standar kesehatan. Penjualan minuman beralkohol diperbolehkan, tetapi harus tutup dan menghentikan operasi pukul 00.00.
  • Tempat hiburan belum boleh mengadakan promosi yang dapat menghadirkan kerumunan pengunjung. Menyanyi dan menari tidak diperbolehkan.
  • Kafe internet dan gaming centre dapat beroperasi dengan adanya peraturan pemberlakuan jam dan kategori pengunjung yang diperbolehkan. Standar kesehatan berlaku.
  • Tempat pijat dan spa dengan izin berlaku dapat kembali buka dengan standar kesehatan berlaku.
  • Penggunaan platform ThaiChana bagi pengunjung dan bisnis diwajibkan.

e. Kebijakan Penutupan Penerbangan

Penerbangan Internasional

Pada 1 Juli 2020, larangan penerbangan internasional telah dicabut oleh Pemerintah Thailand. Meski begitu, hanya WNA yang termasuk dalam kategori yang ditentukan pemerintah Thailand (lihat poin c. kebijakan pembatasan bagi pendatang asing) yang diperbolehkan masuk ke Thailand, sementara wisatawan asing belum dapat melakukan perjalanan ke wilayah Thailand.  Kebijakan karantina wajib selama 14 hari bagi setiap WNA yang masuk Thailand tetap berlaku (dengan biaya sendiri).

Garuda Indonesia akan memulai kembali penerbangan secara terbatas yaitu melalui 2 kali penerbangan dalam seminggu. Diharapkan penerbangan dapat membantu WNI di Thailand yang ingin kembali ke Indonesia atau bagi WNI yang perlu Kembali ke Thailand untuk bekerja atau meneruskan pendidikan.

Penerbangan Domestik 

Thai Air Asia akan kembali beroperasi untuk layanan penerbangan domestik di bulan Juli.

Sehubungan dengan hal tersebut kami mengimbau Anda untuk menunda perjalanan ke Thailand apabila tidak mendesak. Bagi Anda yang telah berada di Thailand agar selalu mengikuti imbauan dari Otoritas setempat dan Perwakilan RI terdekat serta meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19.

Dalam kondisi darurat silakan menghubungi hotline KBRI Bangkok di nomor +66929031103 (bisa dihubungi melalui whatsapp), KRI Songkhla di nomor +66818978350 (bisa dihubungi melalui whatsapp dan line) atau menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.

____________________________________________________________________________________________________

Kode Telepon:

+66

Zona dan Perbedaan Waktu:

Thailand berada di Zona GMT+7. Waktu di Bangkok sama dengan waktu di Jakarta (WIB)

Jenis Soket/Colokan Listrik:

Tipe A, B, C dan F


KBRI Bangkok

KRI Songkhla

Persyaratan Masuk/Keluar

Informasi Bebas Visa

  • Paspor Biasa/Reguler
    Bebas Visa (30 hari) (maksimal dua kali kunjungan dalam setahun jika tidak datang lewat jalur udara)
  • Paspor Diplomatik
    Bebas Visa (30 hari)
  • Paspor Dinas
    Bebas Visa (30 hari)

Anda dianjurkan untuk memiliki Paspor RI dengan masa berlaku minimal 6 bulan sebelum jadwal kepulangan.

Untuk mengetahui secara lebih jelas mengenai Thailand, anda dapat menghubungi:

Royal Thai Embassy, Jakarta, Indonesia
Kawasan Mega Kuningan, Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. No. 3.3 (Lot 8.8), Jakarta Selatan 12950, Indonesia
No. Telp. : (+62) (21) 29328190 – 94 No.
Fax. : (+62) (21) 2932-8199, 2932-8201,2932-8213
e-mail : thaijkt@biz.net.id situs : http://www.thaiembassy.org

Hal-hal Lain yang Perlu Anda Ketahui

  • Wilayah jurisdiksi KRI Songkhla mencakup 14 propinsi di Thailand Selatan. Bagi WNI yang berniat melakukan perjalanan ke wilayah dekat perbatasan Malaysia – Thaland, yaitu di Thailand Selatan, khususnya lima propinsi yang menjadi cakupan wilayah kerja Southern Border Provinces Administrative Center (SBPAC), kiranya dapat menghubungi Konsulat RI Songkhla terlebih dahulu sebelum perjalanan dilakukan. Propinsi-propinsi tersebut adalah Narathiwat, Yala, Pattani, Songkhla, dan Satun. Komunikasi dengan Konsulat RI Songkhla dimaksudkan untuk memperoleh update terkini terkait situasi keamanan di lima propinsi tersebut.

Keselamatan dan Keamanan

A. Kriminalitas

  • Kejahatan oportunistik

Kami mencatat terjadinya beberapa insiden kriminalitas di Thailand seperti pencurian dari kamar hotel, dan pencopetan merupakan hal yang umum. Anda harus waspada terhadap pencopet di pasar yang ramai dan pusat perbelanjaan. Apabila Anda menjadi korban kejahatan, kami sarankan untuk membuat laporan kepada Kepolisian setempat dan menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok. Harap diingat bahwa Kepolisian setempat adalah pihak yang berwenang dan bertanggung jawab untuk menyelidiki tindak kejahatan yang terjadi.

  • Kejahatan merebut dan menjambret

Wisatawan juga dijadikan sasaran perampokan tas ketika mereka sedang membawa tas dan kemudian ditarik oleh pencuri dari sepeda motor atau memotong tas dengan menggunakan pisau cukur. Waspada terhadap sepeda motor yang datang dari arah belakang ketika anda sedang berjalan di jalan setapak dan pakailah tas atau backpack di depan atau dimana para pencuri akan kesulitan melakukan tindakan tersebut. Anda dianjurkan untuk waspada, karena warga negara asing sering menjadi korbannya.

  • Penipuan batu permata

Banyak wisatawan yang menjadi korban penipuan setelah menerima tawaran dari orang-orang yang merekomendasikan berbagai barang atau jasa, terutama saat berbelanja perhiasan dan permata. Otoritas Pariwisata Thailand (Tourism Authority of Thailand) dapat memberikan saran resmi mengenai pembelian perhiasan dan permata.

  • Penipuan investasi

Wisatawan juga telah kehilangan uang dalam jumlah yang besar melalui investasi palsu, sewa properti dan skema time share, skema permainan kartu dan aktifitas penipuan lainnya. Terdapat keluhan dari warga negara asing yang kehilangan uang dalam jumlah yang besar karena pembelian properti dan dalam skema time share di Phuket. Anda dianjurkan untuk berhati-hati dan meneliti dengan seksama perusahaan yang menawarkan properti dijual atau pengaturan time share sebelum memasuki perjanjian.

  • Penipuan melalui kartu kredit dan ATM

Penipuan kartu kredit dan ATM, termasuk penggunaan mesin skimming yang dapat menyimpan data kartu, dapat terjadi di Thailand. Anda perlu memantau laporan transaksi Anda dan berhati-hati agar tidak mengekspos PIN Anda kepada orang lain, terutama ketika menggunakan ATM.

  • Penipuan jet-ski

Wisatawan terus melaporkan pelecehan dan ancaman kekerasan oleh operator jet-ski pada pantai wisata, khusunya di Phuket, Pattaya, Koh Samui dan Koh Phangan. Banyak wisatawan yang melaporkan setelah mereka mengembalikan jet-ski yang disewa, mereka dihadapkan pada sekelompok geng yang mengatakan kalau wisatawan yang bersangkutan telah merusam jet-ski yang disewa. Ada juga yang melaporkan bahwa kelompok tersebut mengancam dengan kekerasan, termasuk menodong dengan pisau, jika uang dengan jumlah yang besar sebagai kompensasi atas dugaan merusak tidak dibayar. WNI yang menyewa jet-ski perlu memastikan apakah jet-ski yang disewa rusak, termasuk bagian bawah jet-ski, sebelum memakainya. Jangan lupa juga untuk memotret keadaan jet-ski saat peminjaman. Ini untuk memungkinkan jika Anda berada dalam sengketa terkait jet-ski, foto yang anda ambil dapat dijadikan barang bukti yang membantu Anda. WNI juga perlu bertanya pada operator jet-ski untuk menyediakan bukti bahwa polis asuransi mereka mencakup kerusakan pada jet-ski sebelum memasuki perjanjian sewa. Jika Anda meyakini diri Anda sebagai korban penipuan jet-ski, Anda harus menghubungi polisi turis di 1155.

 

B. Kerusuhan Sipil / Ketegangan Politik

Kami menyarankan Anda untuk melakukan tindakan waspada tingkat tinggi karena adanya kemungkinan kerusuhan sipil. Anda perlu menghindari semua pertemuan politik dan ikuti petunjuk dari pemerintah lokal.

  • Otoritas militer mempertahankan kekuasaannya yang luas

Pada tanggal 20 Mei 2014, militer Thailand menyatakan darurat militer nasional. Pada tanggal 22 Mei 2014, National Council for Peace and Order (NCPO) mengumumkan bahwa mereka telah menguasai negara dalam kudeta militer. Darurat militer nasional dicabut pada tanggal 1 April 2015, meskipun darurat militer tetap berada di sekitar 179 distrik di 31 provinsi, terutama di daerah perbatasan. Anda perlu menyadari bahwa otoritas militer memiliki kekuasaan yang luas, termasuk untuk menerapkan tindakan merespon ancaman terhadap perdamaian, ketertiban dan ekonomi. Otoritas militer dapat membatasi pertemuan publik, ekspresi publik dan memberlakukan langkah-langkah keamanan lainnya.

  • Hindari semua demonstrasi dan peristiwa politik

Situasi keamanan berpotensi dapat berubah secara drastis. Sejak kudeta militer, terdapat sejumlah demonstrasi anti-kudeta di Bangkok dan bagian lain dari Thailand, termasuk di daerah yang sering dikunjungi wisatawan. Militer telah menangkap beberapa dari mereka yang ikut serta karena mereka tidak dapat patuh dengan perintah untuk menghentikan aktifitas protes. Konfrontasi ini berpotensi dapat berubah secara drastis. WNI perlu menghindari semua demonstrasi, peristiwa politik, unjuk rasa, prosesi dan pertemuan umum skala besar, karena dapat berubah ke arah kekerasan. Pihak militer dapat membatasi akses ke beberapa daerah untuk mencegah demonstran berkumpul, termasuk disekitar pusat perbelanjaan besar dan hotel di Bangkok pusat. Pada masa yang telah lalu, hal ini menyebabkan penutupan beberapa infrastruktur transportasi publik dan pusat perbelanjaan besar.

Sejumlah ledakan kecil juga terjadi di tempat-tempat umum sejak bulan Februari 2015. Pada tanggal 7 Maret 2015, ledakan kecil terjadi diluar Pengadilan Kriminal Bangkok di Distrik Chatuchak. Pada tanggal 1 Februari 2015, dua ledakan kecil terjadi diluar sebuah pusat perbelanjaan Bangkok. Insiden terkait berkemungkinan akan berlanjut. Selama protes anti-pemerintah pada tahun 2014, senjata api dan granat tangan digunakan dalam serangan terhadap demonstran, seringkali terjadi di malam hari tetapi pada siang hari terjadi di kawasan umum sekitar area protes di Bangkok pusat, dan ketika demonstran sedang bergerak di sekitar kota. Terdapat juga serangan terhadap demonstran dan insiden kekerasan lainnya di provinsi lain di Thailand. Di masa yang telah lalu, pihak berwenang menggunakan gas air mata, meriam air dan peluru karet untuk mengendalikan protes. Dalam protes yang meluas yang terjadi sejak bulan November 2013 hingga kudeta di bulan Mei 2014, insiden terkait dengan protes mengakibatkan lebih dari 25 orang tewas dan ratusan luka-luka. Serangan sembarangan lebih lanjut dapat terjadi.

  • Wilayah perbatasan Thailand-Kamboja

WNI yang berniat untuk mengunjungi kuil di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja harus waspada terhadap sengketa perbatasan yang sedang berlangsung dan mengakibatkan pertempuran pada bulan April 2012. Dalam beberapa tahun terakhir, konflik telah terjadi di sekitar daerah kuil Preah Vihear (dikenal sebagai kuil Khao Pra Viharn di Thailand) berlokasi di wilayah perbatasan antara Provinsi Sisaket di Thailand dan Provinsi Preah Vihear di Kamboja. Konflik juga terjadi di daerah sekitar kuil Ta Kwai (dikenal sebagai kuil Ta Krabei di Kamboja) dan kuil Ta Muen Thom (dikenal sebagai kuil Ta Moan di Kamboja) di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja di provinsi Surin (paling baru awal 2011). Terdapat laporan korban jiwa. Terdapat resiko di daerah perbatasan dari ranjau darat dan persenjataan militer yang tidak meledak.

  • Wilayah perbatasan Thailand-Burma

Terdapat kasus perkelahian dan bandit di sepanjang beberapa bagian perbatasan Thailand Burma. Termasuk juga perkelahian antara militer Burma dan kelompok-kelompok oposisi etnis bersenjata serta bentrokan antara pasukan keamanan Thailand dan kelompok kriminal bersenjata, seperti pengedar narkoba. Bentrokan bersenjata antara militer Burma dan kelompok oposisi bersenjata di Burma dapat menyebabkan ditutupnya perbatasan dan masuknya pengungsi sipil. Dalam peristiwa kerusuhan di Burma, Anda perlu memantai laporan media dan mengikuti petunjuk resmi dari Thailand. Wisatawan yang mencoba melewati perbatasan secara ilegal dapat ditahan dan dideportasi dari Thailand. Anda juga perlu waspada terhadap bandit yang menargetkan warga negara asing yang bepergian melalui taman nasional yang terletak di dekat wilayah perbatasan.


C. Bencana Alam, Cuaca Buruk dan Iklim

  • Badai dan banjir musiman yang meluas, termasuk banjir bandang, dapat terjadi tanpa peringatan di Thailand, terutama selama musim hujan dari bulan Mei sampai Oktober, namun bisa juga terjadi di waktu lain. Situs Komisi Sungai Mekong berisi informasi mengenai tingkat banjir pada Sungai Mekong. 
  • Gangguan transportasi (udara, laut, darat dan kereta api), listrik dan komunikasi cenderung mungkin saat cuaca buruk berlangsung dan Anda perlu memeriksa dengan operator tur untuk informasi terbaru mengenai gangguan.
  • Anda harus mengikuti petunjuk dari otoritas manajemen bencana lokal dan pantau media beserta laporan cuaca. Anda tidak boleh memasuki daerah yang terkena banjir atau longsong tanpa anjuran dari pemerintah setempat. Wisatawan harus mengikuti instruksi dari pemerintah setempat, memantau media dan laporan cuaca, serta periksa dengan operator tur sebelum anda bepergian ke daerah yang terpengaruh.
  • Gempa bumi juga terjadi di Thailand. Pada saat gempa bumi berlangsung, Anda harus mengikuti instruksi dari pemerintah setempat, memantau media untuk informasi terbaru. Untuk informasi terbaru mengenai gempa bumi, kunjungi situs Thai Meteorological Department. Gempa bumi dengan magnitude 6,3 mempengaruhi 7 distrik provinsi Chiang Rai pada tanggal 5 Mei 2014. Kerusakan terdapat pada beberapa bangungan.
  • Semua daerah kelautan dunia dapat mengalami tsunami, tetapi di Samudra Hindia dan Pasifik, terdapat tsunami besar dan bersifat destruktif yang sering terjadi dikarenakan banyaknya gempa bumi di sepanjang batas lempeng tektonik utama dan palung laut. Informasi mengenai bencana alam dapat diperoleh dari Global Disaster Alert and Coordination System. Jika terjadi bencana alam, ikuti anjuran pemerintah setempat.

Hukum dan Kebiasaan Setempat

A. Tindak Pidana
Setiap orang yang berada di wilayah Thailand, termasuk WNI, harus menghormati dan tunduk pada hukum dan peraturan setempat. Apabila Anda melanggar hukum dan peraturan setempat, Anda dapat dideportasi, ditangkap, atau ditahan oleh otoritas setempat.

B. Penangkapan dan Penahanan

  • Anda adalah subyek hukum negara setempat dan wajib mematuhinya. Pelajari hukum setempat sebelum melakukan perjalanan. Pelanggaran atas hukum setempat dapat berakibat pada deportasi, penangkapan, penahanan, dan pemidanaan.
  • Dalam hal ini Anda ditangkap, ditahan, atau dipenjara, aparat setempat seringkali terlambat memberitahukan kepada Perwakilan RI. Oleh karenanya, apabila Anda ditangkap, ditahan, atau dipenjara, agar meminta aparat setempat untuk segera secepatnya dihubungkan dengan Perwakilan RI terdekat.
  • Dalam hal Anda diberikan akses untuk menggunakan Safe Travel, agar segera menggunakan tombol darurat untuk menghubungi Perwakilan RI terdekat.


C. Hukuman untuk Kejahatan Narkoba
Setiap orang yang berada di wilayah Thailand, termasuk WNI, jika kedapatan membawa soft drugs (obat-obatan terlarang) meski dalam jumlah kecil dan hanya untuk tujuan rekreasi dapat dikenakan sanksi. Apabila Anda melanggar hukum dan peraturan setempat, Anda dapat dideportasi, ditangkap, atau ditahan oleh otoritas setempat.

D. Pelanggaran tertentu terhadap Kerajaan Thailand
Pelanggaran tertentu terhadap kerajaan, termasuk menghina kerajaan atau mengotori gambar kerajaan dan keluarganya serta merusak uang kertas yang memiliki gambar Raja. Apabila Anda melanggar dapat dideportasi, ditangkap, atau ditahan sampai lama waktu penjara dapat mencapai 15 tahun oleh otoritas setempat.

E. Pelanggaran terhadap Pernyataan Palsu
Orang-orang diketahui membuat pernyataan palsu kepada polisi, termasuk pernyataan palsu yang berkaitan dengan klaim asuransi, dapat dituntut dan dipenjara atau dikenakan denda. Melaporkan kejahatan apapun yang sebenarnya tidak terjadi atau berbohong mengenai situasi kasus akan berakibat penangkapan dan pemenjaraan.

F. Masalah Hukum Lainnya
Surogasi komersial merupakan tindakan ilegal di Thailand. WNI disarankan untuk tidak mengunjungi Thailand dengan tujuan terlibat dalam perjanjian surogasi komersial. Anda perlu melihat halaman kelahiran di luar negeri, adopsi dan surogasi kami untuk informasi lebih lanjut. Mereka yang mempertimbangkan surogasi komersial di luar negeri harus mencari saran independen.

G. Adat Lokal
Pelanggaran yang disengaja atas adat lokal, seperti menunjukkan telapak kaki atau menyentuh bagian atas kepala seseorang, cederung menyebabkan rasa sakit hati yang berat. Anda harus menghormati adat lokal dan berhati-hati agar tidak membuat sakit hati. Jika Anda merasa tidak yakin, cari saran lokal.

H. Hal-hal Lain yang Perlu Anda Ketahui
SIM Internasional diakui oleh Thailand dan harus sesuai dengan kelas kendaraannya.

Mata Uang dan Penukaran

Mata uang resmi Thailand adalah Thai Baht. Penukaran mata uang dapat dilakukan di Bandara atau di daerah sekitar hotel besar. Anda disarakan untuk membawa mata uang Dollar Amerika Serikat, Pound Sterling atau Euro untuk penukaran uang setempat.

Asuransi dan Kesehatan

Kami sangat menyarankan Anda untuk memiliki asuransi perjalanan komprehensif yang akan  mencakup  biaya  medis  di  luar  negeri,  termasuk  evakuasi medis, sebelum  Anda berangkat. Konfirmasi asuransi Anda akan melindungi Anda selama Anda bepergian dan cek syarat dan ketentuan yang termasuk dalam polis. Pemerintah Indonesia tidak akan membayar biaya medis diluar negeri ataupun evakuasi medis WNI yang bersangkutan. Kami menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi standar sebelum Anda bepergian, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyediakan informasi bagi wisatawan dan halaman kesehatan kami juga menyediakan informasi yang berguna untuk WNI agar tetap sehat.

 


A. Wabah Penyakit

  • Kasus Mers-COV

Sejak bulan Juni 2015, terdapat sejumlah kasus yang dikonfirmasi merupakan kasus Middle East Resporatory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) pada pengunjung yang bepergian ke Thailand dari Timur Tengah. Tindakan screening berada di bandara utama. WNI yang tiba dari negara-negara yang terkena dampak (Oman, Qatar, Arab Saudi, UEA, Iran, Jordan dan Republik Korea) perlu tahu jika mereka dapat dikenai pengujian lebih lanjut dan karantina jika tes screening menyatakan positif atau jika mereka berada di dekat seseorang yang telah dikonfirmasi terkena virus.

  • Sengatan dari ubur-ubur dan hewan laut lainnya dapat berakibat fatal. Anda disarankan perlu mencari saran dari otoritas lokal, operator tur Anda, atau hotel mengenai kondisi mandi musiman.
  • Malaria terjadi sepanjang tahun di daerah pedesaan negara, khususnya di dekat perbatasan dengan Kamboja, Laos, dan Burma. Demam berdarah juga terjadi di Thailand, dan biasanya terjadi selaa musim hujan, memuncak pada bulan Juli dan Agustus. Pemerintah Thailand melaporkan adanya peningkatan dalam kasus demam berdarah dan angka kematiannya. Otoritas kesehatan Indonesia melaporkan jumlah kasus demam berdarah per tahun diantara para wisatawan yang kembali dari Thailand. Tidak terdapat vaksinasi atau pengobatan khusus yang tersedia untuk demam berdarah. Siapapun yang menderita demam berdarah harus mencari bantuan medis. Penyakit yang dibawa serangga lainnya (termasuk demam chikungunya, Japanese Encephalitis dan filariasis) juga terjadi di beberapa daerah. Kami menyarankan Anda untuk melakukan vaksinasi sebelum bepergian dan mempertimbangkan untuk mengambil prophylaxis terhadap malaria disaat diperlukan. Kami juga menyarankan Anda untuk mengambil langkah-langkah menghindari gigitan serangga termasuk menggunakan obat nyamuk setiap waktu berpakaian agak longgar, berwarna terang dan pastikan akomodasi Anda kebal terhadap nyamuk.
  • Tingkat infeksi HIV/AIDS di Thailand adalah tinggi. Anda harus melakukan tindakan pencegahan yang tepat guna menghindari infeksi HIV/AIDs.
  • Rabies adalah penyakit virus yang berpotensi fatal yang dapat ditemukan pada anjing, monyet, kelelawar dan mamalia lainnya di Thailand.
  • Untuk menghindari potensi eksposur, Anda tidak boleh memberi makan atau menyentuh monyet, bahkan di pasar populer, tujuan wisata dan tempat-tempat suci dimana anda dianjurkan untuk berinteraksi dengan monyet.
  • Penyakit yang dibawa oleh air dan makanan, parasit dan penyakit menular lainnya (termasuk TBC, kolera, hepatitis, leptospirosis dan tifus) adalah wabah yang lazim terjadi dari waktu ke waktu. Kami menyarankan Anda menghindari makanan mentah atau belum matang. Di daerah pedesaan, sangat direkomendasikan agar Anda meminum semua air yang telah direbus atau dalam kemasan, juga perlu diingat untuk menghindari es batu. Carilah pertolongan medis jika Anda mengalami demam atau menderita diare.
  • Anda juga perlu tahu bahwa penyakit yang terjadi secara alami dikarenakan racun makanan laut seperti ciguatera serta scombroid (keracunan ikan histamine) dan racun pada kerang dapat menjadi bahaya. Cari pertolongan medis dengan segera jika Anda menduga keracunan.
  • Terdapat kabut asap di beberapa bagian utara dan utara-timur Thailand, biasanya terjadi selama bulan Maret hingga April. Tingginya tingkat polusi udara dapat memperburuk bronkial, sinus atau kondisi asma. Tetap pantau otoritas lokal dan cari pertolongan medis pada tindakan pencegahan yang tepat. Laporan kualitas udara biasa tersedia dari Meterorological Service Singapore.
  • World Health Organization (WHO) telah mengkonfirmasi kematian manusia dari flu burung di Thailand.

 


B. Fasilitas Medis

Standar fasilitas medis di seluruh Thailand bervariasi. Sementara rumah sakit swasta dengan standar fasilitas internasional dapat ditemukan di kota-kota besar, layanan dapat terbatas di tempat lain. Rumah sakit swasta umumnya memerlukan konfirmasi asuransi atau jaminan pembayaran sebelum menerima pasien yang bersangkutan. Biaya untuk berobat dapat sangat mahal. Umumnya, penyakit serius dan kecelakaan dapat dirawat di rumah sakit swasta atau umum di Bangkok dan kota-kota besar lainnya. Namun, evakuasi medis untuk tujuan dengan fasilitas yang diperlukan mungkin perlu di beberapa kasus dengan biaya yang secukupnya. Ruang dekompresi terletak di dekat lokasi selam populer di Koh Tao, Koh Samui, Phuket, Pattaya dan Bangkok.

 


C. Obat Resep Dokter
Beberapa obat-obatan yang disertai resep yang tersedia di Indonesia merupakan zat yang dikontrol di Thailand, walaupun resep tersebut diberikan oleh dokter Indonesia. Ini termasuk obat untuk mengobati Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Pembatasan juga berlaku untuk beberapa obat tanpa resep yang tersedia di Indonesia, termasuk obat yang mengandung kodein. Jika anda berniat membawa obat-obatan resep atau non-resep ke Thailand, Anda perlu menghubungi Kedutaan Besar atau Konsulat Thailand terdekat untuk mengkonfirmasi legal atau tidaknya obat tersebut. Lihat situs Kedutaan Besar Thailand di Jakarta untuk informasi lebih lanjut.



D. Wisata Medis
Wisata medis, termasuk untuk operasi kosmetik dan ganti kelamin, merupakan hal umum di Thailand. WNI harus memastikan bahwa mereka tidak terpikat oleh diskon atau perusahaan medis yang tidak memiliki sertifikasi dimana standar dapat kurang dari harapan, mengakibatkan komplikasi serius dan mungkin mengancam nyawa. Rumah sakit dan klinik juga dikenal menolak kompensasi untuk pasien yang merasa tidak puas dengan hasil operasi kosmetik atau ketika pasien bahaya atau meninggal selama prosedur.



E. Cara Mendapatkan Bantuan
Hubungi  terlebih  dahulu  keluarga,  teman,  penerbangan,  agen  travel,  maupun  asuransi perjalanan Anda. Nomor darurat Thailand :

  • Polisi Turis – tekan 1155
  • Polisi - tekan 191
  • Darurat Medis - tekan 1669

 


F. Hal-hal Lain yang Perlu Anda Ketahui
Hindari tato henna hitam sementara karena biasanya sering mengandung pewarna yang dapat menyebabkan reaksi kulit yang serius.

Telekomunikasi

Service Provider yang banyak digunakan yaitu:

  • 1-2 Call AIS, DTAC, TrueMove H, MY, dan TOT.

Tempat Wisata


Rattanakosin Exhi...
star star star star star_half

The Queen's Galle...
star star star star star_half

Rommaneenat Park
star star star star star_half

Sanam Luang
star star star star star_half

Ancient Artillery...
star star star star star_half

Saranrom Palace P...
star star star star star_half

Peerasri Art Gall...
star star star star_half star_border

Queen Sirikit Mus...
star star star star star_half

Berlin Pharmaceut...
star star star star star_half

Crocodile pond
star star star star_half star_border

star star star star star

Siriraj Medical M...
star star star star star_half

Princess Mother M...
star star star star star_half

star star star star star_half

Saunruenrudee Jun...
star star star star_half star_border

Madame Tussauds M...
star star star star star_half

Ongart Rasamee-Am...
star star star star star_border

Santiphap Park
star star star star star_half

ssmwiki
star_border star_border star_border star_border star_border

Thai Labour Museu...
star star star star_half star_border

HAHAMA CO.,LTD.
star star star star star_half

star star star star star

D.D. Art Collecti...
star star star star star_half

star star star star_half star_border

The Siam Society ...
star star star star star_half

Kuliner


Mont Nom Sod
star star star star star_half

Niras Bankoc Cult...
star star star star star_half

Suneta Hostel Kha...
star star star star star_half

Green House
star star star star_half star_border

Greenhouse BKK re...
star star star star star_border

Tales Khaosan (Ca...
star star star star star_half

Krisa Coffee Hous...
star star star star_half star_border

Tor. Saengthong
star star star star star_half

Baan Wanglang Riv...
star star star star star_half

star star star star star_half

star star star star star_half

Shanghai Mansion ...
star star star star star_half

Phone Bakery
star_border star_border star_border star_border star_border

star star star star star

Be Baked By Ae Ho...
star star star star star_half

star star star star star

@Hua Lamphong Hos...
star star star star star_border

Mercure Bangkok S...
star star star star star_half

A-One Inn Guest H...
star star star star_half star_border

Black Canyon Coff...
star star star star star_border

Intown Residence
star star star star star_border

Cafe Kaldi
star star star star star_half

Balenciaga สย...
star star star star star_half

Tang Lak
star star star star_half star_border

Vanilla
star star star star star_half

Tempat Ibadah


The Ansorissunnah...
star star star star star_half

St. Francis Xavie...
star star star star star_half

New Hope of Bapti...
star star star star_border star_border

Second Church Sam...
star star star star star_half

Second Church Sam...
star star star star star

Newsong Church (B...
star star star star star_half

Holy Redeemer Chu...
star star star star star_half

First Presbyteria...
star star star star star_half

E. C. F. Bethel C...
star star star star star

The Zion Church, ...
star star star star star

Riyadis Sunan Mos...
star star star star star_half

Khlong Toei Nurse...
star star star star star_half

Masjid Prayer Roo...
star star star star_half star_border

star star star star star_half

Praporn Samakee C...
star star star star star_half

Christian Samphan...
star star star star star

Darun Naim Mosque
star star star star star_half

star star star star star

Darun Munin Mosqu...
star star star star star

star star star star star_half

Yamilulabadah Mos...
star star star_half star_border star_border

Yamaluddeen Schoo...
star star star star star_half

Ikwanul Muttakin ...
star star_border star_border star_border star_border

Darul Kura-Arn Mo...
star star star star star

Khai RI Ya Tun Is...
star star star star star_half

Fasilitas Kesehatan


Makalin Clinic
star star star star star_half

China Town Drug S...
star star star star star_half

Thonburi Hospital
star star star star star_half

star_border star_border star_border star_border star_border

star star star star star_half

Hua Sun Tung
star star star star star

star star_border star_border star_border star_border

Nakorn Luang Phar...
star_border star_border star_border star_border star_border

Institute of Derm...
star star star star_half star_border

Micro Siam
star star star star star

Surgery Bangkok
star star star star star_border

Jaran Skin & Lase...
star star star star star_half

Phyathai 1 Hospit...
star star star star_half star_border

Lerdsin Hospital
star star star star_half star_border

star_border star_border star_border star_border star_border

King Chulalongkor...
star star star star star_half

King Chulalongkor...
star star star star star_half

Louis Plastic Sur...
star star star star star

Pruksa Clinic พ...
star_border star_border star_border star_border star_border

Yanhee Hospital
star star star star_half star_border

star star star star star_half

Cosmetic Surgery ...
star star star star star_half

Bumrungrad Intern...
star star star star star_border

Worarat Pharmacy
star_border star_border star_border star_border star_border

star star star star star_half