https://eservices.ica.gov.sg/sgarrivalcard
  • Jika tidak melaksanakan kebijakan SHN, maka akan diproses sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku di Singapura (antara lain: penjara maksimum 6 bulan dan/atau denda maksimal SGD 10.000, penjara maksimum 12 bulan dan/atau denda maksimum SGD 20.000, dicabutnya atau dikuranginya masa berlaku izin kerja, izin studi, re-entry permit, dependant’s pass holder, long-term pass holder maupun status permanent resident anda).
  • Kebijakan akan dievaluasi dan disesuaikan bilamana diperlukan.
  • c. kebijakan karantina

    • Seluruh pendatang dengan Long Term Pass Holders yang menunjukan gejala panas, dan/atau gejala penyakit pernapasan wajib mengikuti tes swab Covid-19, terlepas dari sejarah perjalanan. Pendatang tersebut akan diberikan Stay-Home Notice (SHN) selama 14 hari (meski hasil tes negatif), sementara untuk sejarah perjalanan dari Provinsi Hubei RRT, akan diwajibkan karantina 14 hari. Apabila hasil tes menunjukan tanda-tanda Covid-19 maka akan dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    d. kebijakan pembatasan mobilitas di dalam negeri

    Fase Satu: Safe Re-opening:

    Mulai 2 Juni 2020, Singapura membuka kembali kegiatan ekonomi yang tidak berpotensi tinggi dalam penyebaran covid. Kegiatan hiburan, ekonomi dan sosial dengan risiko lebih tinggi masih tertutup. Setiap orang hanya boleh keluar rumah untuk kegiatan penting dan mengenakan masker dan beberapa pembatasan lain seperti jumlah orang di dalam ruangan.  Dalam fase ini, tempat kerja atau usaha diperbolehkan kembali buka dengan pengamanan dan pembatasan tertentu.  

    Dalam Fase Satu yang boleh beroperasi: safe workplace, safe home and community, safe school, dan safe care.  

    Mulai 19 Juni 2020, Singapura masuk ke Fase Kedua Re-opening. Semakin banyak bisnis yang dapat kembali buka, diantaranya adalah: retail, diperbolehkan untuk dine-in di restoran (penjualan alkohol dibatasi hingga pukul 22.30, tidak boleh ada live music, penayangan video dan tv di outlet F&B), mall dan toko besar dapat buka dengan pembatasan, fasilitas publik, olahraga, dan taman (termasuk taman bermain, pantai, kolam renang, gym, lapangan olahraga, tempat bowling, dll).  

    Aktivitas publik yang masih dilarang diantaranya meliputi: aktivitas keagamaan, tempat kebudayaan yang besar (museum, perpustakaan), kegiatan besar (konferensi, pameran, konser), tempat hiburan (bar, nightclub, karaoke, bisokop, teater,  atraksi indoor maupun outdoor). 

    Daftar lengkap bisnis yang dapat beroperasi dapat dilihat di https://covid.gobusiness.gov.sg/permittedlist/.

    Fase Kedua: Safe Transition

    Pemerintah akan memantau dampak peningkatan kegiatan pada Fase Satu, dan jika tingkat infeksi komunitas tetap rendah dan stabil dalam dua minggu, Fase Dua bisa dilaksanakan sebelum akhir Juni. Dalam Fase Dua, akan lebih banyak kegiatan yang boleh dilanjutkan, hampir seluruh kegiatan ekonomi dengan tetap memperhatikan manajemen yang aman seperti jumlah orang/kelompok, dan protokol kesehatan.  

    Dapat dibuka saat Fase Kedua: Retail, F&B, home-based services, sports and public facilities, interaksi sosial, kunjungan keluarga hingga 5 orang, sekolah-sekolah.  

    Fase Ketiga: Safe Nation

    Dalam fase ini, Singapura sudah mencapai fase normal baru dan akan tetap hingga ditemukannya vaksin atau pengobatan yang efektif. Dalam fase ini kegiatan atau perkumpulan bisnis, keagamaan, sosial bisa dilakukan dengan pembatasan jumlah orang. Lansia dapat melanjutkan kegiatan sehari-hari dengan tetap menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

    e. kebijakan persyaratan tambahan bagi pendatang asing pemegang Long Term Pass Holders (antara lain Health Certificate)

    • Per 23 Maret 2020 pukul 23.59 hanya pemegang Long Term Pass Holders yang diperbolehkan transit atau mengunjungi Singapura dengan ketentuan yang ketat. Seluruh Short Term Pass Holders tidak lagi diperbolehkan memasuki atau transit di Singapura.
    • Semua pemegang izin kerja maupun keluarganya yang berencana kembali ke Singapura harus mendapatkan persetujuan Kementerian Tenaga Kerja sebelum memulai perjalanan. Izin hanya diberikan bagi pekerja di sektor kesehatan dan transportasi.
    • Long Term Pass Holders meliputi izin kerja (work pass), izin belajar (student’s pass), izin anggota keluarga (dependent’s pass), dan izin kunjungan jangka panjang (long term visit pass).
    • Stay-Home Notice (SHN) tidak berlaku bagi pemegang Long Term Pass Holders dari semua negara yang transit tanpa meninggalkan area transit di Singapura.

    Mengenai Penyampaian Health Declaration secara elektronik 

    • Mulai tanggal 27 Maret 2020 pukul 09.00 pagi, semua yang tiba di Singapura (pemegang Long Term Pass Holders, Permanent Residents) diharuskan menyampaikan health declaration sebelum keberangkatan dengan clearance dari Imigrasi. Untuk izin kerja, Imigrasi hanya akan memperbolehkan pekerja terkait sektor kesehatan dan transportasi.
    • Penyampaian health declaration dilakukan secara elektronik melalui SG Arrival Card (SGAC) e-service yang dapat didownload dari Apple Store ataupun Google Play, atau di website https://eservices.ica.gov.sg/sgarrivalcard. Penyampaian dilakukan 3 hari sebelum keberangkatan, namun harus disampaikan kembali health declaration bila terdapat perubahan kondisi kesehatan. Semua pemegang LTP dapat memilih “Residents” dalam aplikasi atau situs SGAC e-service yang kemudian akan diarahkan untuk menyediakan data kondisi kesehatan, data perjalanan terakhir, informasi pribadi lainnya dan kontak detail.
    • Yang belum menyampaikan health declaration secara elektronik ketika tiba di Singapura, akan diminta melakukannya sebelum pemeriksaan di imigrasi yang dapat menghambat jalur imigrasi. Pada saat yang sama, 27 Maret 2020 pukul 09.00, penggunaan kartu embarkasi kertas ditiadakan.
    • Pemegang Long Term Pass Holders, Permanent Residents diharapkan mengumpulkan health declaration elektronik 3 hari sebelum tanggal ketibaan di Singapura.
    • Section 55, Infectious Diseases Act: Anda diminta untuk:
    1. Melengkapi setiap bagian dalam kartu health declaration
    2. Mengumpulkannya ke petugas yang berdinas (Officer-in-Charge) saat disembarkasi
    • Pemegang Long Term Pass Holders, Permanent Residents  mungkin menjadi sasaran dari pemeriksaan medis saat tiba di Singapura
    • Section 15, Infectious Diseases Act:

    Pemegang Long Term Pass Holders, Permanent Residents  mungkin diisolasi atau dikarantina bila terinfeksi atau diduga terinfeksi dengan penyakit menular, atau berkontak dengan penderita. Bila merasa tidak sehat, sampaikan kepada kru yang bertugas atau personel terkait segera mungkin.

    • Section 55 (8) Infectious Diseases Act:

     Tidak mengumpulkan atau melengkapi health declaration akan terkena sanksi sebagai berikut: didenda hingga 10.000 SGD dan atau kurungan hingga 6 bulan;didenda hingga 20.000 SGD dan atau kurungan hingga 12 bulan (subsequent offence)

    • Section 64 (b) Infectious Diseases Act:

    Memberikan informasi salah/palsu akan dikenakan sanksi sebagai berikut: didenda hingga 10.000 SGD dan atau kurungan hingga 6 bulan;didenda hingga 20.000 SGD dan atau kurungan hingga 12 bulan (subsequent offence)

    Sehubungan dengan hal tersebut kami mengimbau Anda untuk menunda perjalanan ke Singapura apabila tidak mendesak. Bagi Anda yang telah berada di Singapura agar selalu mengikuti imbauan dari Otoritas setempat dan Perwakilan RI terdekat serta meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19.

    Dalam kondisi darurat silakan menghubungi hotline KBRI Singapura di nomor +6592953964 atau menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.

    " data-title="Info Imbauan" data-maps="false">
    Singapura
    Overcast clouds
    27.84 °C

    Informasi Umum

    IMBAUAN TERKAIT PENYEBARAN COVID-19 DI SINGAPURA 

    Singapura merupakan salah satu negara yang memiliki kasus COVID-19 (confirmed cases). Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Singapura hingga tanggal 8 Juli 2020, Singapura memiliki 45.298 confirmed cases, dengan 26 korban meninggal.

    Merespon hal tersebut, Singapura telah menerapkan berbagai kebijakan untuk mengatasi penyebaran COVID-19 yang dapat berdampak pada perjalanan Anda. Kebijakan tersebut berupa:

    a. penetapan status darurat COVID-19

    Status DORSCON Oranye: virus dianggap berat dan dapat menyebar dengan mudah, tapi masih dapat dikendalikan.

    Pada 3 April 2020, gugus tugas antar kementerian Singapura menyatakan akan memberlakukan peningkatan upaya safe distancing selama 4 minggu (7 April – 4 Mei 2020). Kebijakan ini memberlakukan sistem pembelajaran dari rumah, serta menutup perkantoran kecuali pada sektor esensial dan beberapa sektor ekonomi yang penting bagi rantai pasokan lokal dan global. Pekerjaan dan bisnis lain dapat tetap dijalankan dari rumah. Warga Singapura diminta mengurangi pergerakan, interaksi, dan aktivitas diluar rumah kecuali sangat diperlukan.

    Pemerintah Singapura memberlakukan periode Circuit Breaker mulai 7 April – 1 Juni 2020. Mulai 2 Juni 2020 Singapura akan mengakhiri periode Circuit Breaker dan masuk ke 3 fase, yaitu: Fase Pertama (Safe Re-opening) selama minimal 4 minggu; Fase Kedua (Safe Transition) akan diimplementasikan dalam beberapa bulan ke depan; dan Fase Ketiga (Safe Nation) yang merupakan fase new normal yang akan diimplementasikan hingga ditemukan vaksin Covid-19.

    b. kebijakan pembatasan bagi pendatang asing

    • Mulai 2 Juni 2020, Pemerintah Singapura membuka bandara untuk transit dan memberikan izin transit di Singapura. Namun pembatasan kunjungan asing masih berlaku, baru WN RRT yang dapat berkunjung ke Singapura dengan ketentuan khusus.
    • Mengingat banyaknya pengunjung ke Singapura, mulai tanggal 23 Maret 2020 pukul 23.59 waktu setempat, Singapura tidak memperbolehkan short-term visitors baik untuk kunjungan ataupun transit dari semua negara di seluruh dunia. Kementerian Tenaga Kerja hanya akan memperbolehkan pemegang izin kerja (work pass holder), beserta keluarganya, yang bekerja atau memberikan layanan pada sektor yang dinilai penting yaitu sektor kesehatan dan transportasi.
    • Warga Negara Singapura, dan Long-Term pass holders/LTP holders akan diberikan Stay-Home Notice (SHN) selama 14 hari. Apabila pemegang Long Term Pass Holders datang dari atau dalam 14 hari terakhir berada di Provinsi Hubei, RRT maka wajib menjalani karantina 14 hari.
    • Terdapat tambahan kebijakan bagi LTP Holders untuk menyampaikan health declaration secara elektronik melalui aplikasi atau situs SG Arrival Card/SGAC melalui https://eservices.ica.gov.sg/sgarrivalcard
    • Jika tidak melaksanakan kebijakan SHN, maka akan diproses sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku di Singapura (antara lain: penjara maksimum 6 bulan dan/atau denda maksimal SGD 10.000, penjara maksimum 12 bulan dan/atau denda maksimum SGD 20.000, dicabutnya atau dikuranginya masa berlaku izin kerja, izin studi, re-entry permit, dependant’s pass holder, long-term pass holder maupun status permanent resident anda).
    • Kebijakan akan dievaluasi dan disesuaikan bilamana diperlukan.

    c. kebijakan karantina

    • Seluruh pendatang dengan Long Term Pass Holders yang menunjukan gejala panas, dan/atau gejala penyakit pernapasan wajib mengikuti tes swab Covid-19, terlepas dari sejarah perjalanan. Pendatang tersebut akan diberikan Stay-Home Notice (SHN) selama 14 hari (meski hasil tes negatif), sementara untuk sejarah perjalanan dari Provinsi Hubei RRT, akan diwajibkan karantina 14 hari. Apabila hasil tes menunjukan tanda-tanda Covid-19 maka akan dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    d. kebijakan pembatasan mobilitas di dalam negeri

    Fase Satu: Safe Re-opening:

    Mulai 2 Juni 2020, Singapura membuka kembali kegiatan ekonomi yang tidak berpotensi tinggi dalam penyebaran covid. Kegiatan hiburan, ekonomi dan sosial dengan risiko lebih tinggi masih tertutup. Setiap orang hanya boleh keluar rumah untuk kegiatan penting dan mengenakan masker dan beberapa pembatasan lain seperti jumlah orang di dalam ruangan.  Dalam fase ini, tempat kerja atau usaha diperbolehkan kembali buka dengan pengamanan dan pembatasan tertentu.  

    Dalam Fase Satu yang boleh beroperasi: safe workplace, safe home and community, safe school, dan safe care.  

    Mulai 19 Juni 2020, Singapura masuk ke Fase Kedua Re-opening. Semakin banyak bisnis yang dapat kembali buka, diantaranya adalah: retail, diperbolehkan untuk dine-in di restoran (penjualan alkohol dibatasi hingga pukul 22.30, tidak boleh ada live music, penayangan video dan tv di outlet F&B), mall dan toko besar dapat buka dengan pembatasan, fasilitas publik, olahraga, dan taman (termasuk taman bermain, pantai, kolam renang, gym, lapangan olahraga, tempat bowling, dll).  

    Aktivitas publik yang masih dilarang diantaranya meliputi: aktivitas keagamaan, tempat kebudayaan yang besar (museum, perpustakaan), kegiatan besar (konferensi, pameran, konser), tempat hiburan (bar, nightclub, karaoke, bisokop, teater,  atraksi indoor maupun outdoor). 

    Daftar lengkap bisnis yang dapat beroperasi dapat dilihat di https://covid.gobusiness.gov.sg/permittedlist/.

    Fase Kedua: Safe Transition

    Pemerintah akan memantau dampak peningkatan kegiatan pada Fase Satu, dan jika tingkat infeksi komunitas tetap rendah dan stabil dalam dua minggu, Fase Dua bisa dilaksanakan sebelum akhir Juni. Dalam Fase Dua, akan lebih banyak kegiatan yang boleh dilanjutkan, hampir seluruh kegiatan ekonomi dengan tetap memperhatikan manajemen yang aman seperti jumlah orang/kelompok, dan protokol kesehatan.  

    Dapat dibuka saat Fase Kedua: Retail, F&B, home-based services, sports and public facilities, interaksi sosial, kunjungan keluarga hingga 5 orang, sekolah-sekolah.  

    Fase Ketiga: Safe Nation

    Dalam fase ini, Singapura sudah mencapai fase normal baru dan akan tetap hingga ditemukannya vaksin atau pengobatan yang efektif. Dalam fase ini kegiatan atau perkumpulan bisnis, keagamaan, sosial bisa dilakukan dengan pembatasan jumlah orang. Lansia dapat melanjutkan kegiatan sehari-hari dengan tetap menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

    e. kebijakan persyaratan tambahan bagi pendatang asing pemegang Long Term Pass Holders (antara lain Health Certificate)

    • Per 23 Maret 2020 pukul 23.59 hanya pemegang Long Term Pass Holders yang diperbolehkan transit atau mengunjungi Singapura dengan ketentuan yang ketat. Seluruh Short Term Pass Holders tidak lagi diperbolehkan memasuki atau transit di Singapura.
    • Semua pemegang izin kerja maupun keluarganya yang berencana kembali ke Singapura harus mendapatkan persetujuan Kementerian Tenaga Kerja sebelum memulai perjalanan. Izin hanya diberikan bagi pekerja di sektor kesehatan dan transportasi.
    • Long Term Pass Holders meliputi izin kerja (work pass), izin belajar (student’s pass), izin anggota keluarga (dependent’s pass), dan izin kunjungan jangka panjang (long term visit pass).
    • Stay-Home Notice (SHN) tidak berlaku bagi pemegang Long Term Pass Holders dari semua negara yang transit tanpa meninggalkan area transit di Singapura.

    Mengenai Penyampaian Health Declaration secara elektronik 

    • Mulai tanggal 27 Maret 2020 pukul 09.00 pagi, semua yang tiba di Singapura (pemegang Long Term Pass Holders, Permanent Residents) diharuskan menyampaikan health declaration sebelum keberangkatan dengan clearance dari Imigrasi. Untuk izin kerja, Imigrasi hanya akan memperbolehkan pekerja terkait sektor kesehatan dan transportasi.
    • Penyampaian health declaration dilakukan secara elektronik melalui SG Arrival Card (SGAC) e-service yang dapat didownload dari Apple Store ataupun Google Play, atau di website https://eservices.ica.gov.sg/sgarrivalcard. Penyampaian dilakukan 3 hari sebelum keberangkatan, namun harus disampaikan kembali health declaration bila terdapat perubahan kondisi kesehatan. Semua pemegang LTP dapat memilih “Residents” dalam aplikasi atau situs SGAC e-service yang kemudian akan diarahkan untuk menyediakan data kondisi kesehatan, data perjalanan terakhir, informasi pribadi lainnya dan kontak detail.
    • Yang belum menyampaikan health declaration secara elektronik ketika tiba di Singapura, akan diminta melakukannya sebelum pemeriksaan di imigrasi yang dapat menghambat jalur imigrasi. Pada saat yang sama, 27 Maret 2020 pukul 09.00, penggunaan kartu embarkasi kertas ditiadakan.
    • Pemegang Long Term Pass Holders, Permanent Residents diharapkan mengumpulkan health declaration elektronik 3 hari sebelum tanggal ketibaan di Singapura.
    • Section 55, Infectious Diseases Act: Anda diminta untuk:
    1. Melengkapi setiap bagian dalam kartu health declaration
    2. Mengumpulkannya ke petugas yang berdinas (Officer-in-Charge) saat disembarkasi
    • Pemegang Long Term Pass Holders, Permanent Residents  mungkin menjadi sasaran dari pemeriksaan medis saat tiba di Singapura
    • Section 15, Infectious Diseases Act:

    Pemegang Long Term Pass Holders, Permanent Residents  mungkin diisolasi atau dikarantina bila terinfeksi atau diduga terinfeksi dengan penyakit menular, atau berkontak dengan penderita. Bila merasa tidak sehat, sampaikan kepada kru yang bertugas atau personel terkait segera mungkin.

    • Section 55 (8) Infectious Diseases Act:

     Tidak mengumpulkan atau melengkapi health declaration akan terkena sanksi sebagai berikut: didenda hingga 10.000 SGD dan atau kurungan hingga 6 bulan;didenda hingga 20.000 SGD dan atau kurungan hingga 12 bulan (subsequent offence)

    • Section 64 (b) Infectious Diseases Act:

    Memberikan informasi salah/palsu akan dikenakan sanksi sebagai berikut: didenda hingga 10.000 SGD dan atau kurungan hingga 6 bulan;didenda hingga 20.000 SGD dan atau kurungan hingga 12 bulan (subsequent offence)

    Sehubungan dengan hal tersebut kami mengimbau Anda untuk menunda perjalanan ke Singapura apabila tidak mendesak. Bagi Anda yang telah berada di Singapura agar selalu mengikuti imbauan dari Otoritas setempat dan Perwakilan RI terdekat serta meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19.

    Dalam kondisi darurat silakan menghubungi hotline KBRI Singapura di nomor +6592953964 atau menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.

     

    ______________________________________________________________________________________________________________

     

    Singapura adalah negara kota yang berbentuk republik parlementer unikameral. Posisi strategis Singapura menjadikan negara tersebut sebagai pusat perniagaan dan jasa di kawasan Asia Tenggara.

    Kode Telepon:

    +65

    Zona dan Perbedaan Waktu:

    Singapura berada di Zona GMT +8. Waktu di Singapura adalah 1 jam lebih cepat dari Jakarta.

    Jenis Soket/Colokan Listrik:

    Tipe G


    KBRI Singapura

    Persyaratan Masuk/Keluar

    Informasi Bebas Visa

    • Paspor Biasa/Reguler
      Bebas Visa (30 hari)
    • Paspor Diplomatik
      Bebas Visa (30 hari)
    • Paspor Dinas
      Bebas Visa (30 hari)

    • Bebas visa 30 hari bagi pemegang paspor hijau (reguler).
    • Bebas visa 30 hari bagi pemegang paspor dinas dan diplomatik.

    Indonesia dan Singapura merupakan negara anggota ASEAN, maka dari itu WNI dibebaskan dari visa kunjungan selama 30 hari. Anda dianjurkan untuk memiliki Paspor RI dengan masa berlaku minimun 6 bulan sebelum jadwal kepulangan.

    Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap terkait persyaratan keimigrasian di Singapura, silahkan menghubungi Kedutaan Besar Singapura di Jakarta: 

    Singapore Embassy Jakarta

    Jl. H.R Rasuna Said Blok X4 Kav. 2, Kuningan, Jakarta 12950

    No. Telp : +621 29950400

    No. Fax : +621 5202320

    Umum

    • Bagi Anda yang akan bepergian menuju Singapura, wajib melakukan pemindaian ibu jari (cap jari) untuk masuk dan keluar Wilayah Negara Singapura.
    • Pastikan Anda memiliki ijin yang sah untuk alasan bekerja bila ingin menetap, bekerja, ataupun keperluan lainnya. Singapura memberlakukan sanksi bagi pelanggarnya.
    • Bandara Changi termasuk salah satu Bandara terbesar dengan intesitas penerbangan yang relatif tinggi, Apabila Anda bepergian sendiri perhatikan setiap rambu/tanda di sekitar Anda, dan usahakan berada di bandara 2 jam sebelum jadwal keberangkatan Anda.
    • Simpan Paspor dan dokumen berharga Anda dikarenakan data identitas mungkin saja digunakan untuk tindak kriminal. Apabila Paspor dan dokumen penting Anda hilang, tercecer atau dicuri segera lapor polisi setempat dan hubungi Perwakilan RI di Singapura.

    Keselamatan dan Keamanan

    A. Kriminalitas

    Waspadai wilayah-wilayah yang dianggap tidak aman. Singapura termasuk negara dengan wilayah yang kecil, namun aksi penipuan kerap terjadi terhadap ekspatriat, terutama dalam hal properti. Hindari transaksi tunai dalam jumlah besar.

    B. Terorisme

    Potensi aksi terorisme tergolong kecil di wilayah Negara Singapura, namun Anda tetap perlu waspada saat berada di kawasan perhotelan, klub malam, Bar, stasiun kereta, pasar dan tempat ibadah.

    C. Bencana Alam, Cuaca Buruk dan Iklim

    • Polusi dan infeksi saluran pernafasan sering terjadi.
    • Gempa bumi dapat terjadi di Singapura
    • Monsoon terjadi pada bulan Desember - Maret dan Juni - September. Hujan deras dan angin kencang terjadi pada masa-masa tersebut.
    • Sebagai salah satu pusat transportasi udara, bencana alam yag terjadi di dan sekitar Singapura dapat mengganggu penerbangan Anda. Silahkan hubungi agen perjalanan dan penyedia layanan penerbangan Anda ketika terjadi masalah.

     

    Hukum dan Kebiasaan Setempat

    A. Tindak Pidana

    Setiap orang yang berada di wilayah Singapura, termasuk WNI, harus menghormati dan tunduk pada hukum dan peraturan setempat. Apabila Anda melanggar hukum dan peraturan setempat, Anda dapat dideportasi, ditangkap, atau ditahan oleh otoritas setempat. Hukum di Singapura diterapkan dan diawasi dengan ketat. Kejahatan terkait narkotika dan kejahatan berat seperti pembunuhan, penyerangan bersenjata dan penculikan dapat menyebabkan hukuman mati. Hukuman cambuk dapat diterapkan diantaranya pada pelaku pemerkosaan, pencurian, dan pemerasan.

    B. Penangkapan dan Penahanan

    Apabila Anda ditangkap atau ditahan oleh otoritas setempat, Anda memiliki hak untuk meminta Kepolisian atau otoritas setempat lainnya untuk memberikan notifikasi terkait penangkapan atau penahanan Anda kepada Perwakilan RI terdekat. Dalam hal Anda memutuskan untuk tidak menggunakan hak pemberian notifikasi, maka Perwakilan RI tidak akan mengetahui perihal penangkapan atau penahanan Anda dan tidak dapat memberikan bantuan kekonsuleran yang diperlukan selama proses penangkapan atau penahanan Anda.

    C. Hukum Lainnya

    • Kepemilikan dan mengimpor produk-produk hasil pembajakan adalah perbuatan melawan hukum.
    • Mengimpor rokok elektrik, baik untuk tujuan komersil dan pribadi adalah perbuatan ilegal.
    • Mabuk, berperilaku dan berkata buruk selama transit atau ketika berada di atas pesawat di Singapura merupakan melanggar hukum.
    • Minum minuman beralkohol di publik pada pukul 10.30 malam sampai dengan 7 pagi, termasuk mengkonsumsi alkohol di kawasan Liquor Control Zones (daerah Geylang dan Little India) di hari libu.

    D. Hal-hal Lain yang Perlu Diketahui oleh WNI

    • Meludah atau membuang sampah sampah sembarangan dapat dikenakan hukuman denda.
    • Pertimbangkan sikap masyarakat di Singapura yang cenderung konservatif.
    • Kebiasaan yang Anda anggap remeh di Indonesia, dapat dianggap sebagai pelanggaran hukum serius di Singapura.
    • Dilarang mencoret-coret (graffiti) atau merusak fasilitas umum (vandalism).
    • Dilarang mengedarkan, menggunakan, dan membawa masuk narkoba ke/dari Singapura.
    • Dihimbau tidak mengenakan perhiasan yang berlebihan.
    • Dilarang berbicara terlalu keras di dalam kendaraan umum, baik secara kolektif maupun pembicaraan di telepon seluler (dianggap tidak sopan).
    • Dilarang menatap lawan jenis/sesama jenis terlalu lama (dianggap tidak sopan/indecent, dan dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib).
    • Dilarang mengambil foto seseorang atau graffiti tanpa izin (dianggap tidak sopan/indecent, dan dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib).
    • Dilarang melakukan kontak fisik tanpa izin dengan orang lain secara sengaja di tempat umum (dianggap tidak sopan/indecent, dan dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib).
    • Dilarang membuang sampah sembarangan.
    • Dilarang merokok di tempat/fasilitas umum, tempat-tempat tertutup, ruangan ber-AC, dan lokasi-lokasi yang mencantumkan larangan merokok.
    • Dilarang merokok tanpa membayar cukai. Pastikan cukai rokok Singapura pada bungkusnya.
    • Dilarang menyeberang jalan tidak pada tempatnya.
    • Permen karet tidak dijual di Singapura karena dinilai mengganggu kebersihan.
    • Dilarang melakukan pornoaksi di publik.

    Mata Uang dan Penukaran

    • Mata uang resmi Singapura adalah Dollar Singapura.
    • Money Changer mudah ditemui ditempat-tempat umum, terutama lokasi wisata.
    • ATM dan kartu kredit bisa digunakan secara umum.

     

    Asuransi dan Kesehatan

    Sebelum Anda berangkat ke Singapura, kami sangat menyarankan Anda mengambil asuransi perjalanan komprehensif yang akan mencakup biaya medis di luar negeri, termasuk evakuasi medis. Pastikan bahwa asuransi Anda menjamin risiko-risiko yang mungkin Anda temui selama Anda berada di Singapura dan periksa apa saja kondisi ataupun risiko yang tidak dijamin dalam Polis. Biaya pengobatan WNI ketika berada di luar negeri adalah tanggung jawab pribadi sebagaimana ketika WNI berada di Indonesia.

    A. Wabah Penyakit

    Terjadi penyebaran virus Zika di Singapura. Pemerintah Singapura telah mengeluarkan titik bahaya dan penyebaran virus Zika. Ibu hamil yang akan mengunjungi Singapura harap melakukan konsultai medis terlebih dahulu dan lakukan langkah-langkah untuk menghindari gigitan nyamuk.

    B. Fasilitas Medis

    Bandara Changi telah dilengkapi dengan alat pemindai penyakit MERS. WNI yang menunjukkan dampak penyakit MERS setelah bepergian dari Timur Tengah, mungkin akan di bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    C. Cara Mendapatkan Pertolongan

    Hubungi terlebih dahulu keluarga, teman, penerbangan, agen travel, maupun asuransi perjalanan Anda. Hubungi kantor polisi terdekat jika terjadi tindak kejahatan.

    Nomor darurat nasional:

    • Polisi – tekan 999
    • Ambulans – tekan 995

    Telekomunikasi

    SIM card dapat dibeli dengan membawa paspor di semua toko retail telekomunikasi.

    • Singtel
    • M1
    • StarHub
    • Circles.Life
    • TPG Telecom

    Tempat Wisata


    Vintage Cameras M...
    star star star star star_half

    Punggol Waterway ...
    star star star star star_half

    SWP (Singapore Wa...
    star star star star star_half

    Former Ford Facto...
    star star star star star_half

    Gemini Inflatable...
    star_border star_border star_border star_border star_border

    Lake of Dreams
    star star star star star_border

    Sentosa CineBlast
    star star star star star_half

    Army Museum of Si...
    star star star star star_half

    Rainbow Reef Dive...
    star star star star star

    NUS Museum
    star star star star star_half

    Skyline Luge
    star star star star star_half

    Palawan Pirate Sh...
    star star star star star_half

    Palawan Pirate Sh...
    star star star star star_half

    Johor Art Gallery
    star star star_half star_border star_border

    Chinese Heritage ...
    star star star star star_half

    Singapore Discove...
    star star star star star_half

    Kuliner


    McDonald's Marine...
    star star star star star_half

    Riders Cafe
    star star star star star_half

    Choices
    star_border star_border star_border star_border star_border

    Shell
    star star star star_half star_border

    Cake Avenue
    star star star star star_half

    Balmoral Bakery
    star star star star star_half

    Buttercake N Crea...
    star star star star star_half

    Emicakes
    star star star_half star_border star_border

    Subway
    star star star star star_border

    Famous Amos
    star star star star star_half

    Cumulus
    star star star star_border star_border

    Shell
    star star star star_half star_border

    Indobox
    star star star star_half star_border

    Swensen's - ION O...
    star star star star_half star_border

    Emicakes Clementi
    star star star star star_half

    Singapore Seafood...
    star star star star star_half

    Tempat Ibadah


    Masjid Al-Iman
    star star star star star_half

    Assyafaah Mosque
    star star star star star_half

    Masjid Ar-Raudhah
    star star star star star_half

    Masjid Al-Mukmini...
    star star star star star_half

    Sultan Abu Bakar ...
    star star star star star_half

    Sultan Mosque
    star star star star star_half

    Masjid An-Nur
    star star star star star_half

    Fasilitas Kesehatan


    Unity
    star_border star_border star_border star_border star_border

    Galderma Singapor...
    star_border star_border star_border star_border star_border