Imbauan terkait Unjuk Rasa Pelajar di Bangladesh
message 1 screen_share 156

Unjuk rasa di Dhaka berawal ketika sebuah bus yang berpacu kencang menewaskan dua anak kecil pada tanggal 29 Juli 2018. Para pelajar berunjuk rasa agar pemerintah membenahi jalanan dan lalu lintas Bangladesh yang kacau balau dan amat berbahaya. Pada tanggal 4 - 5 Agustus 2018, unjuk rasa tersebut berbuah kerusuhan.

Pemerintah Bangladesh mematikan jaringan internet 3G dan 4G selama 24 jam sejak Sabtu malam, tak lama setelah kekerasan terjadi. Langkah tersebut diyakini sebagai upaya untuk mencoba dan membatasi kemampuan pelajar memobilisasi atau menyebarkan kemarahan mereka di dunia maya.

Kami mengimbau kepada Anda yang ingin melakukan perjalanan ke Bangladesh untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan Anda. Namun apabila perjalanan harus tetap dilakukan, sebaiknya Anda konsultasikan dengan Perwakilan RI di Dhaka.

Bagi Anda yang saat ini tengah berada di Bangladesh, kami mengimbau kepada Anda agar selalu waspada, menghindari kerumunan massa, tidak berpartisipasi dalam proses unjuk rasa, mengikuti perkembangan dari media lokal setempat dan mematuhi imbauan otoritas setempat.

Dalam kondisi darurat,  Anda dapat menghubungi KBRI Dhaka di nomor hotline +818035068612 dan atau gunakan Tombol Darurat pada Aplikas Safe Travel.

Share on :


yudhi tio

semoga tidak ada korban jiwa